10 Cara Mengembangkan Kreativitas dan Inovasi Menurut Julius Chandra

Posted on
5 (100%) 1 vote[s]

Cara Mengembangkan Kreativitas dan Inovasi Menurut Julius Chandra

PENGEMBANGAN KREATIVITAS DAN INOVASI – Setiap orang mempunyai potensi untuk kreatif, karena setiap orang telah menilliki kreativitas yang terpendam dalam dirinya masing-masing. Mengingat pentingnya berpikir kreatif dan inovatif bagi keberhasilan hidup, maka kemampuan tersebut harus ditanamkan sejak dini pada setiap diri manusia.

Cara Mengembangkan Kreativitas dan Inovasi Menurut Julius Chandra

Kreativitas dan inovasi tidak akan muncul dengan sendirinya pada din seseorang. Kreativitas dan inovasi akan muncul pada diri seseorang setelah ia melalui proses belajar yang tekun dan selalu berusaha berpikir kreatif serta memiliki disiplin diri yang tinggi.

Kreativitas dan inovasi yang terbentuk pada diri seseorang merupakan proses pembentukan potensi-potensi bagi dirinya. Jika setiap orang memiliki kesempatan menghuni lingkungan yang menunjang, dengan kreativitasnya akan mampu mengungkapkan segenap potensi yang dimiliknya. Cara yang dapat dilakukan untuk pengembangan kreativitas dan inovasi, yaitu dengan melihat, melakukan, dan berlatih.

Untuk mengembangkan kreativitas yang ada dalam diri kita, perlu melihat apa yang ingin kita kerjakan. Misalnya, kamu melihat banyak botol plastik dan kemasan air minum dibuang tanpa dimanfaatkan lagi.

Mulai terpikir dan tergerak hatimu untuk memanfaatkan botol plastik tersebut, dan mengubahnya menjadi beberapa bentuk lain, seperti pot bunga, penutup kue, dan sejenisnya. Tindakan ini sudah termasuk kreativitas. Mungkin hasil awal yang diperoleh belum sempurna, namun dengan berlatih dan terus melakukan perubahan akan diperoleh bentuk yang diinginkan dan bernilai jual yang tinggi.

Jika ketiga cara pengembangan kneativitas dan inovasi sudah dilakukan maka perlu ditanamkan dalam din mental orang kreatif.

Julius Chandra menjelaskan beberapa mental orang kreatif sebagai berikut :

  • Hasrat : mental orang kreatif memiliki hasrat untuk mengubah hal-hal di sekelilingnya menjadi lebih baik.
  • Kepekaan orang kreatif bersikap terbuka, tanggap, dan peka terhadap segala sesuatu.
  • Minat orang kreatif memiliki minat untuk menggali lebih dalam dan yang telah ada sebelumnya.
  • Rasa ingin tahu: orang kreatif selalu mempertanyakan sesuatu agar jelas dan berguna untuk perkembangan berikutnya.
  • Berpikir mendalam : orang kreatif berpikir mendalam dan bersikap mengarahkan pemahaman yang lebth utuh.
  • Konsentrasi : orang kreatif mampu menekuni suatu pekerjaan atau sesuatu yang dilakukannya sehingga dapat menguasai pekeijaannya.
  • Siap mencoba dan melaksanakan : orang kreatif bersedia mencurahkan tenaga dan waktunya untuk mencari, melaksanakan, dan mengembangkan.
  • Kesabaran: orang kreatif memiliki kesabaran dan ketelatenan untuk memecahkan permasalahan secara detail.
  • Optimisme : orang kreatif memiliki sikap optimisme dan bergairah (antusias), dan percaya diri.
  • Mampu bekerjasama : orang kreatif mampu melakukan kerjasama dan bekerja bersama orang lain.
Baca Juga :   17 Pengertian Akuntansi Menurut Para Ahli Lengkap

Menyimak paparan di atas maka orang kreatif memiliki kemampuan, kemandirian, dan ide/gagasan yang dapat muncul dan dalam dirinya (internal) maupun di luar dirinya (eksternal). Kreativitas itu bertindak kreatif yang tidak terpaku pada pemikiran baru saja, tetapi bertindak (melakukan) bukan hanya sekali, namun terus-menerus(berlatih).

Baca Juga :