Anatomi Telinga Manusia : Bagian- Bagian Dan Fungsinya Lengkap

Posted on
5 (100%) 1 vote[s]

Anatomi Telinga Manusia : Bagian Dan Fungsinya Lengkap

Bagian Bagian Telinga – Manusia memiliki indera pendengaran yang berbentuk organ yaitu telinga. Berikut penjelasan lengkapnya.

Telinga

Telinga adalah organ indera yang fungsinya untuk mendengar. Ada beberapa unsur yang dibutuhkan untuk mendengar, yaitu suara dan persepsi tentang energi suara. Setiap kali mendengar suara maka telinga akan mengidentifikasikan, suara apa yang didengar tersebut dan melakukan lokalisasi dengan mencari tahu asal suara tersebut. kemudian otak dan sistem saraf akan melakukan persepsi, mengenai energi suara tersebut.

Anatomi Telinga Manusia

Telinga manusia memiliki kemampuan untuk mendengar suara dengan frekuensi diantara 20-20000 Hz. Karena anatomi telinga manusia terdiri dari beberapa bagian yang disertai dengan fungsi masing-masing.

Berikut ini beberapa jenis anatomi telinga pada manusia :

Telinga Bagian Luar

Fungsi dari telinga bagian luar adalah seperti sebuah corong yang menangkap getaran suara, dengan cara menyalurkannya sampai ke bagian gendang telinga. Telinga bagian luar ini terdiri dari dua bagian. Kedua bagian tersebut adalah daun dan liang telinga.

Berikut ini beberapa bagian telinga di bagian luar :

Daun Telinga

Daun telinga atau pinna adalah telinga bagian luar yang paling menonjol dan paling terlihat. Setiap manusia memiliki dua daun telinga yang letaknya di kanan dan di kiri. Daun telinga ini terbentuk dari tulang rawan.

Baca Juga :   Ekskresi, Sekresi dan Defekasi : Pengertian serta Perbedaannya Lengkap

Fungsi dari daun telinga ini adalah untuk mengumpulkan gelombang suara, kemudian menyalurkannya ke liang atau pada saluran telinga. Fungsi lainnya yaitu untuk melakukan lokalisasi suara dengan merasakan daun telinga di sisi mana yang lebih dekat dengan suara.

Liang telinga atau saluran telinga

Saluran telinga orang dewasa panjangnya sekitar 3 cm, dan bentuknya menyerupai huruf S. di bagian awal saluran telinga tersusun dari tulang rawan, dan tulang keras. Fungsinya adalah untuk menyalurkan getaran suara, yang menuju ke telinga bagian tengah.

Telinga Bagian Tengah

Letaknya berada di antara telinga bagian luar dan telinga bagian dalam, batas telinga tengah dan telinga luar ditandai dengan membran timpani atau gendang telinga. Bentuk telinga tengah mirip dengan bentuk kubah dengan enam sisi.

Fungsi pada telinga tengah adalah memindahkan getaran suara dari gendang telinga, menuju cairan telinga yang ada di telinga bagian dalam. Ada beberapa bagian pada telinga tengah yang mendukung pemindahan getaran suara. Berikut ini beberapa bagian pada telinga tengah :

Membran Timpani atau Gendang Telinga

Adalah selaput yang memisahkan saluran atau lubang telinga luar dengan telinga tengah. Membran timpani ini disebut juga dengan gendang telinga. Karena bentuk membran timpani menyerupai bentuk gendang. Ukuran gendang telinga adalah 1 cm dan bentuknya cekung, di bagian gendang telinga terdapat saraf yang bisa membuat rasa sakit bila membran timpani tersentuh. Fungsinya adalah untuk merespon suara yang ditandai dengan getaran di gendang telinga.

Rongga Timpani

Bagian dari telinga tengah selanjutnya adalah rongga timpani, yang terdiri dari tiga buah tulang pendengaran dan dua otot pendengaran.

Tulang Pendengaran

Fungsi dari tulang pendengaran adalah osikel pendengaran, yang menghubungkan membran timpani dengan telinga bagian dalam. Berikut jenis tulang pendengaran :

Baca Juga :   Selulosa : Pengertian dan Fungsi serta Penjelasannya Lengkap
Maleus/Martil

Tulang pendengaran maleus adalah tulang pendengaran yang menempel di bagian membran timpani. Maleus memiliki tulang yang bentuknya seperti martil. Fungsinya adalah untuk meneruskan getaran dari membran timpani.

Incus/Landasan

Tulang pendengaran incus letaknya di dekat tukang maleus atau martil. Incus juga disebut dengan tulang landasan yang ukurannya kecil, dan bentuknya seperti landasan pesawat. Fungsinya adalah untuk memberi respons pada tulang maleus.

Stapes/Sanggurdi

Bentuk tulang sanggurdi menyerupai sanggurdi kuda yang bagiannya melengkung. Fungsinya adalah untuk memberi respons dari getaran yang diteruskan oleh tulang stapes, yang mengalirkan gelombang suara ke telinga bagian dalam.

Getaran suara yang direspon oleh getaran membran timpani, akan menggerakkan tulang pendengaran dengan gerakan yang mempunyai frekuensi yang sama. Gerakan dari ketiga tulang pendengaran akan menghasilkan tekanan yang menyerupai sebuah gelombang. Gelombang itu akan membuat gerakan yang mirip dengan gerakan cairan telinga bagian dalam.

Otot Pendengaran

Kedua otot pendengaran disebut dengan tensor timpani dan stapedius. Otot tensor timpani ini adalah otot telinga yang ada di tulang maleus, dan otot stapedius adalah otot telinga yang ada di bagian tulang stapes.

Fungsi dari otot tensor timpani ini adalah untuk menarik gendang telinga ke dalam dan membuatnya tegang. Di saat yang sama fungsinya juga adalah melindungi telinga dari suara keras, yang muncul sebagai refleks timpani. Otot stapedius akan mengurangi pergerakan pada tulang stapes.

Telinga Bagian Dalam

Letak telinga bagian dalam ini berada di tulang labirin. Yang bentuknya seperti labirin yang dilapisi dengan membran labirin. Bagian yang terletak antara tulang dan membran labirin adalah, perilimph. Membran labirin juga memiliki cairan sendiri yang bernama endolimph.

Baca Juga :   9 Ciri-Ciri Makhluk Hidup Beserta Penjelasannya Lengkap

Beberapa bagian pada telinga bagian dalam adalah :

Koklea

Adalah telinga bagian dalam yang bentuknya spiral menyerupai rumah siput. Fungsinya adalah membuat getaran suara menjadi persepsi pendengaran. Ukuran lebarnya sekitar 9 mm dan tingginya 5 mm.

Ruang Koklea

Di dalam ruang koklea ada tiga ruang yang isinya adalah cairan perilimph. Ketiga ruang koklea tersebut yaitu ruang atas, depan dan bawah. Hanya ada satu ruang yang diisi dengan endolimph yaitu ruang tengah yang disebut dengan saluran koklea. Fungsinya adalah untuk menampung cairan koklea.

Organ Korti

Bagian ini dilapisi dengan membran yang disebut dengan membran basilar. Besar dari organ korti ini menyerupai ukuran kacang polong. Fungsinya adalah untuk mengubah gelombang menjadi impuls saraf.

Ada beberapa komponen penting pada organ korti tersebut. diantaranya yaitu sel rambut bagian dalam, sel rambut luar,  sel penunjang Deiters, Hensen’s, Claudiu’s, membran tektoria dan lamina
retikularis. Beberapa komponen tersebutlah yang menyampaikan persepsi suara ke bagian otak, dan juga sistem saraf pusat sehingga manusia bisa mendengar sekaligus memberi respon.

Demikian penjelasan dan pembahasan lengkap mengenai bagian-bagian telinga. Semoga bisa menambah wawasan dan memberi manfaat.

Baca Juga :