Ciri-Ciri Belajar Dan Hasil Belajar Menurut Para Ahli Lengkap

Posted on
5 (100%) 1 vote[s]

Ciri-Ciri Belajar Dan Hasil Belajar Menurut Para Ahli Lengkap

Ciri-Ciri Belajar – Belajar merupakan suatu proses dimana seseorang mengalami perubahan tingkah laku, yang terjadi akibat dari adanya interaksi antara individu dengan individu dan individu dengan lingkungan. Itulah yang disampaikan oleh Bolton.

Ciri-Ciri Belajar Dan Hasil Belajar Menurut Para Ahli Lengkap

Dari pengertian tersebut diatas belajar adalah adanya perubahan dalam tingkah laku. Dan apakah setiap bentuk perubahan tingkah laku manusia bisa disebut dengan belajar?

Contohnya : Si X yang dikenal masyarakat memiliki sikap baik dan suka menolong, tiba-tiba membuat onar di lingkungan kampungnya. Setelah ditelusuri ternyata si X baru saja minum-minuman keras bersama teman-temannya.  Perubahan yang dialami si X adalah perubahan tingkah laku. Tetapi apakah perubahan tingkah laku si X adalah belajar? Perubahan yang dialami oleh si X bukan dari belajar.

Ciri-Ciri Belajar Menurut Para Ahli

Menurut Surya (1997) dalam Rusman (2015:13-16)

Ada sekitar 8 ciri-ciri dari belajar menurut Rusman :

1. Perubahan yang didasari dengan sengaja (intensional)

Ciri itu menjelaskan bahwa belajar adalah perubahan tingkah laku, baik yang disadari atau yang disengaja oleh individu tersebut. dia pun menyadari hasil dari perubahan itu, individu tersebut memahami bahwa telah terjadi peningkatan pengetahuan atau keterampilan dari hasil belajar.

2. Perubahan yang berkesinambungan (kontinue)

Perubahan yang berkesinambungan artinya adanya perubahan yang terjadi pada individu, dan merupakan perubahan keterlanjutan dari keterampilan, serta pengetahuan yang sudah ia miliki sebelumnya. Contohnya si X sudah memiliki pengetahuan mengenai penjumlahan dan pengurangan. Lalu ia belajar mengenai perkalian dan juga pembagian. Maka ia bisa memanfaatkan pengetahuan terdahulunya, dalam mempelajari pengetahuannya yang baru.

3. Perubahan yang fungsional

Hasil dari perubahan belajar merupakan perubahan yang fungsional, maksudnya hasil dari perubahan itu memang berguna. Hasil dari perubahan tersebut bisa dimanfaatkan untuk kepentingan di masa sekarang, atau masa yang akan datang. Contohnya saat seorang mahasiswa fakultas pendidikan mempelajari mata kuliah teori pembelajaran, suatu saat nanti materi itu akan bermanfaat untuk kebutuhannya sebagai guru.

Baca Juga :   Kader Dan Kaderisasi - Pengertian, Jenis, Faktor dan Cara Memaknainya Lengkap

4. Perubahan yang positif

Belajar merupakan terjadinya perubahan pada seorang individu, perubahan itu tentu harus ke arah yang positif atau ke arah kebaikan. Bila sebaliknya maka hal itu bukan disebut belajar. Contohnya saat seorang guru yang belajar mengenai tipe cara belajar anak. Sesudah dia belajar maka dia paham bahwa setiap anak mempunyai cara belajar yang berbeda. Sehingga saat ini dia akan selalu menggunakan metode yang disesuaikan dengan siswa, untuk cara belajar mereka.

5. Perubahan yang sifatnya aktif

Artinya bahwa perubahan yang terjadi pada individu akibat belajar, didapatkan dari kegiatan yang aktif pada individu tersebut dalam memperoleh hasil dari perubahan itu sendiri.

6. Perubahan yang sifatnya permanen

Hasil belajar adalah hasil yang permanen. Sehingga seseorang disebut belajar bila ia mendapatkan perubahan tingkah laku, yang sifatnya permanen atau dapat bertahan lama. Contohnya ketika seorang mahasiswa yang belajar mengenai komputer, lalu ia dapat mengoperasikan komputer tersebut. kemampuan itu selanjutnya akan bertahan dalam waktu yang lama.

7. Perubahan yang terjadi memiliki arah dan tujuan

Seseorang akan dikatakan belajar saat ia sadar, termasuk bila sadar dan memiliki tujuan. Sehingga belajar juga harus terarah dalam meraih suatu tujuan. Contohnya saat seseorang yang belajar bermain bola, tujuannya adalah agar ia mahir bermain bola dan hidupnya sehat.

8. Perubahan perilaku secara keseluruhan

Artinya bahwa hasil dari belajar akan memengaruhi perubahan secara keseluruhan pada individu. Tak hanya pengetahuan yang berubah, tapi juga keterampilan dalam sikapnya.

Ciri-Ciri Belajar Menurut Djamarah

Djamarah menjelaskan bahwa ciri-ciri belajar tak jauh berbeda dengan pendapat Surya mengenai ciri-ciri belajar. Djamarah menyebutkan ada 6 ciri-ciri belajar, diantaranya yaitu :

  1. Perubahan yang terjadi dengan sadar.
  2. Perubahan di dalam belajar yang sifatnya fungsional.
  3. Perubahan di dalam belajar yang sifatnya positif dan aktif.
  4. Perubahan di dalam belajar yang sifatnya sementara.
  5. Perubahan di dalam belajar dengan tujuan dan arah.
  6. Perubahan yang mencakup seluruh aspek di dalam tingkah laku.
Baca Juga :   √ Indeks Buku : Pengertian, Bagian-bagian dan Contohnya Lengkap

Ciri-Ciri Belajar Menurut Dimyati Dan Mudjiyono

  1. Pelaku : pelaku belajar adalah siswa yang bertindak untuk belajar atau seorang pembelajar.
  2. Tujuan : tujuan dari belajar adalah untuk mendapatkan hasil belajar dan juga pengalaman hidup.
  3. Proses : proses belajar asalnya dari internal atau dari dalam diri individu.
  4. Tempat : tempat individu untuk belajar sembarang alias di mana saja.
  5. Lamanya waktu : waktu individu dalam belajar yaitu sepanjang hayat atau sampai kapanpun.
  6. Syarat terjadi : syarat terjadinya belajar adalah adanya motivasi untuk belajar.
  7. Ukuran keberhasilan : tindakan belajar bisa disebut berhasil bila dapat memecahkan suatu masalah.
  8. Faedah : kegunaan belajar bagi seorang pembelajar yaitu dengan meningkatkan martabat pribadi.
  9. Hasil : hasil dari belajar sebagai dampak dari pengajaran dan pengiring.

Ciri-Ciri Belajar Menurut Borton dalam Hamalik (2005)

 

Borton sudah menjelaskan sebelumnya bahwa belajar adalah perubahan tingkah laku, dari diri individu berkat adanya interaksi diantara individu dengan individu dan individu dengan lingkungannya. Sehingga mereka bisa berinteraksi dengan lingkungannya. Ciri-ciri belajar menurut Borton yaitu :

  1. Proses belajar. Yaitu pengalaman, berbuat, mereaksi, dan melampaui.
  2. Proses yang melalui beragam pengalaman dan mata pelajaran yang terpusat pada satu tujuan tertentu.
  3. Pengalaman belajar dengan cara maksimal dan bermakna bagi kehidupan setiap murid.
  4. Pengalaman belajar yang bersumber dari kebutuhan dan tujuan murid itu sendiri, yang mendorong motivasi yang sifatnya kontinu.
  5. Proses dan hasil belajar dengan cara materiil dipengaruhi oleh perbedaan individual di kalangan para murid.
  6. Proses belajar dan hasilnya disyarati oleh hereditas serta lingkungan.
  7. Proses belajar berlangsung dengan cara yang efektif jila pengalaman dan hasil yang diinginkan sesuai dengan kematangan murid.
  8. Proses belajar yang terbaik jika murid mengetahui status dan juga kemajuan.
  9. Proses belajar adalah kesatuan yang fungsional dari berbagai prosedur.
  10. Hasil belajar dengan cara fungsional yang bertalian satu sama lain, namun dapat didiskusikan dengan cara terpisah.
  11. Proses belajar berlangsung dengan cara yang efektif di bawah bimbingan yang merangsang, dan membimbing tanpa ada tekanan dan paksaan.
  12. Hasil belajar merupakan pola-pola perbuatan, nilai-nilai, pengertian-pengertian, sikap-sikap, apresiasi, abilitas, dan keterampilan.
  13. Hasil belajar dilengkapi dengan serangkaian pengalaman yang bisa disamakan dan dengan pertimbangan yang baik.
  14. Hasil belajar dapat diterima oleh murid jika memberi kepuasan pada kebutuhannya serta berguna dan memberi makna.
  15. Hasil belajar tersebut lambat laun disatukan menjadi kepribadian dengan kecepatan yang berbeda-beda.
  16. Hasil belajar yang sudah dicapai adalah yang sifatnya kompleks, dan bisa berubah-ubah. Sehingga tidak sederhana dan statis.
Baca Juga :   Ciri-Ciri Down Syndrome : Pengertian, Gejala, Penyebab Dan Pengobatannya Lengkap

Hasil Belajar Menurut Para Ahli

Menurut Gagne dalam Rusman (2015) ada lima perubahan individu sebagai hasil dari belajar. Diantaranya yaitu :

Informasi Verbal

Adalah penguasaan informasi atau pengetahuan yang berbentuk verbal, baik secara tertulis maupun secara lisan. Misalnya pemberian nama pada suatu nama, pemberian definisi dan lain sebagainya.

Kecakapan Intelektual

Adalah kemampuan individu dalam berinteraksi dengan lingkungannya melalui beberapa simbol. Keterampilan ini juga sangat dibutuhkan dalam memecahkan masalah. Misalnya kemampuan dalam membedakan, memahami konsep yang konkret, memahami konsep abstrak, aturan dan juga hukum.

Strategi Kognitif

Adalah kemampuan individu untuk memilih macam tindakan yang ingin dilakukan. Artinya sikap itu merupakan kemampuan dalam memiliki setiap perilaku yang akan dilakukan.

Kecakapan Motorik

Adalah hasil belajar yang berupa kemampuan bergerak yang dikontrol oleh otot dan juga fisik.

Hasil Belajar Menurut Rusman

1) Kebiasaan

2) Keterampilan

3) Pengamatan

4) Berfikir asosiatif

5) Berfikir Rasional dan Kritis

6) Sikap

7) Inhibisi (menghindari hal yang mubadzir

8) Apresiasi

9) Perilaku afektif

Kesimpulannya, belajar adalah perubahan tingkah laku ke arah hal yang positif dan fungsional serta didasari, akibat adanya interaksi diantara individu yang satu dengan individu yang lainnya atau individu dengan lingkungannya.

Ciri-ciri belajar :

1) Belajar itu disadari

2) Hasil belajar itu hal yang positif

3) Belajar itu berkelanjutan

4) Belajar itu punya tujuan

Hasil belajar :

  1. Kemampuan Kognitif
  2. Kemampuan Afektif (Segala tentang sikap)
  3. Kemampuan Motorik (Segala kemampuan yang berkaitan dengan gerak motorik)

Demikian pembahasan lengkap mengenai ciri-ciri belajar, pengertian belajar dan hasil belajar secara umum. Semoga dapat memberi manfaat dan menambah pengetahuan anda dalam hal belajar dan pembelajaran.

Baca Juga :