DBMS : Pengertian, Fungsi, Manfaat, Komponen, Cara Kerja Dan Contohnya Lengkap

Posted on
5 (100%) 1 vote[s]

DBMS : Pengertian, Fungsi, Manfaat, Komponen, Cara Kerja Dan Contohnya Lengkap

Pengertian DBMS – DBMS atau Database Management System) adalah suatu sistem atau software yang telah dirancang khusus untuk mengelola suatu database, dan juga untuk menjalankan operasi pada setiap data yang diminta oleh banyak pengguna.

Tujuan utama dari penggunaan DBMS ini di dalam jaringan komputer adalah untuk menghindari segala kekacauan, dalam pengolahan data yang jumlahnya besar. DBMS juga menjadi perantara bagi pengguna dan bagi database. Supaya bisa berinteraksi dengan DBMS, pengguna pun harus menggunakan bahasa database yang telah ditentukan.

Terdapat dua jenis bahasa komputer yang bisa dipakai saat berinteraksi dengan DBMS, yaitu :

  1. Data Definition Language (DDL) biasanya digunakan untuk menggambarkan suatu desain, dari basis data secara keseluruhan. Mulai dari membuat tabel yang baru, memuat indeks, ataupun mengubah tabel.
  2. Data Manipulation Language (DML) biasanya digunakan untuk memanipulasi dan mengambil data dari database, menghapus data yang ada di database, serta mengubah data di suatu database.

Pengertian DBMS Menurut Para Ahli

  1. Pengertian DBMS menurut Rogayah adalah suatu jenis sistem yang dapat menyusun dan juga mengelola, beragam record dengan menggunakan komputer untuk menyimpan atau merekam. Dan memelihara data operasional yang lengkap, di dalam sebuah organisasi atau perusahaan. Sehingga bisa menyediakan informasi yang optimal, yang dibutuhkan dalam proses dalam mengambil keputusan.
  2. Pengertian DBMS menurut Waliyanto adalah suatu gabungan dan perpaduan diantara basis data dengan DBMS atau sistem manajemen basis data.
  3. Pengertian DBMS menurut C.J Date adalah tempat, lokasi atau sekumpulan berkas data, yang telah terkomputerisasi yang tujuannya adalah untuk memelihara informasi. Serta memuat informasi tersebut, khususnya jika informasi itu memang sedang dibutuhkan.
  4. Pengertian DBMS menurut S. Attre adalah segala hal yang berhubungan dengan software, hardware, firmare dan beragam prosedur yang mengelola database. Firmware merupakan software yang sudah menjadi modul yang tertanam di dalam hardware.
  5. Pengertian DBMS menurut Gordon C.Everest adalah manajemen yang efektif untuk mengordanidit sumber daya data yang ada. Sistem basis data adalah sistem dalam pengorganisasian serta sistem pengolahan database pada komputer.
Baca Juga :   Media Sosial : Pengertian, Ciri-Ciri dan Fungsinya Menurut Para Ahli Lengkap

Tujuan DBMS

Seperti yang telah disinggung sebelumnya bahwa DBMS berfungsi sebagai perangkat yang gunanya untuk pengorganisasian, sumber daya data dalam perusahaan. Berikut tujuan dari DBMS :

  1. Supaya basis data bisa digunakan bersama-sama.
  2. Supaya proses akses data menjadi lebih mudah dan juga cepat.
  3. Untuk menghemat ruang dalam penyimpanan data.
  4. Untuk membantu menjaga keamanan sebuah data.
  5. Untuk mencegah dan menghilangkan duplikasi dan juga inskonsistensi data.
  6. Untuk menangani data dalam jumlah yang besar.

Macam-Macam DBMS

MYSQL

Perangkat lunak dari DBMS yang pertama adalah MYSQL yang biasanya digunakan karena tersedia secara gratis. Maka aplikasi ini cocok digunakan untuk beberapa jenis bisnis yang sedang berkembang.

Walaupun tidak berbayar tetapi tingkat keamanannya masih cukup baik, dan memiliki kecepatan data yang stabil. Namun perangkat ini kurang kompatibel bila dengan menggunakan bahasa pemrogaman Foxpro, Visual Basic (VB) dan Delphi. Dan juga kurang mampu menangani data yang jumlahnya terlalu besar.

Oracle

Bila anda ingin perangkat lunak DBMS yang bagus dan juga berbayar anda bisa memilih software oracle. Perangkat ini mempunyai berbagai macam fitur yang bisa memenuhi tuntutan fleksibilats dari perusahaan yang besar. Perangkat ini juga mempunyai pemrosesan transaksi dengan performa yang tinggi.

Dengan kemampuan yang mumpuni tak heran bila software ini dijual dengan harga yang mahal, dan dengan sistem komputerisasi yang cukup rumit. Tetapi untuk memenuhi kriteria seperti pada pengertian DBMS, maka perangkat ini tak diragukan lagi dalam hal keamanannya.

Firebird

Perangkat lunak dari DBMS yang lainnya adalah firebird, yang menjadi sistem manajemen basis data yang relasional. Firebird juga menawarkan fitur yang sesuai dengan standar SQl-2003 dan ANSI SQL-99. Dan dapat bekerja pada OS Windows dan juga Linux.

Baca Juga :   Wifi : Pengertian, Fungsi Dan Cara Kerjanya Lengkap

Microsoft SQL Server

Perangkat DBMS yang juga cocok diaplikasikan pada sistem jaringan komputer perusahaan besar, karena perangkat ini mampu mengelola data yang lebih besar. Microsoft SQL juga mempunyai sistem pengamanan data yang baik, dan mempunyai fitur seperti back up, recovery dan rollback data. Namun sayangnya sistem yang satu ini hanya dapat bekerja pada OS Windows saja.

Komponen DBMS

File manager

Merupakan komponen yang mengelola ruang yang ada di dalam disk, dan pada struktur data yang digunakan untuk mempresentasikan informasi yang disimpan di dalam disk.

Database Manager

Adalah komponen yang menyediakan interface antar data low level, yang ada pada basis data dengan program aplikasi dan query yang diberikan ke dalam suatu sistem.

Query Processor

Komponen ini berfungsi untuk menerjemahkan perintah ke dalam bahasa query pada instruksi low level yang bisa dipahami oleh database manager.

DML Precompiler

Adalah komponen yang mengkonversi perintah DML, yang ditambahkan ke dalam suatu program aplikasi pada pemain prosedur normal ke dalam bahasa induk.

DDL Compiler

Adalah komponen yang mengkonversi beragam perintah DDL ke dalam sekumpulan tabel, yang mengandung meta data.

Kelebihan Dan Kekurangan DBMS

Berikut beberapa kelebihan dari DBMS, diantaranya yaitu :

  1. Bisa mengendalikan pengulangan data.
  2. Memberikan data yang konsisten.
  3. Memiliki kemampuan dalam mendapat informasi yang lebih banyak, dan jumlah data yang sama.
  4. Pengguna bisa menggunakan data bersama-sama.
  5. Dapat memperbaiki integritas data.
  6. Bisa menjaga keamanan data.
  7. Dapat membantu menetapkan standarisasi.
  8. Memiliki perbandingan skala ekonomi.
  9. Bisa menyeimbangkan konflik kebutuhan.
  10. Dapat mempercepat akses, respon data dan produktivitas.
  11. Bisa meningkatkan pemeliharaan data melalui data yang independen.
  12. Bisa meningkatkan konkuery.
  13. Bisa meningkatkan layanan backup dan juga recovery.
Baca Juga :   Osi Layer : Pengertian, Kegunaan Dan Cara Kerjanya Lengkap

Sedangkan kekurangan dari DBMS diantaranya yaitu :

  1. Penggunaannya cukup kompleks.
  2. Kompleksitas yang dimiliki DBMS mengakibatkan ukurannya yang besar.
  3. Biayanya tidak tergantung pada lingkungan dan juga fungsi yang disediakan.
  4. Terdapat biaya tambahan untuk hardware.
  5. Dibutuhkan biaya konversi dalam penggunaan DBMS yang baru.
  6. Pada umumnya performa kinerjanya menurun seiring waktu.
  7. Performa yang menurun akan mengakibatkan kegagalan yang lebih besar.

Contoh DBMS

  1. Hirarki basis data. Akses data yang harus mengikuti aturan hirarki yang sudah didefinisikan sebelumnya. Contoh: IMS-2 (Information Management System) oleh IBM, 1968.
  2. Jaringan data. Sebuah data yang membentuk jaringan yang lebih bebas, dari model hirarki. Contoh: IDMS (Integrated Database Management System) oleh Cullinet Software, 1972.
  3. Relasional data. Sebuah data yang dikelompokkan dengan bebas menurut jenisnya melalui proses normalisasi. Contoh: INGRE oleh UN of CA & Relational Tech. 1973, System-R oleh IBM Research, 1975, ORACLE oleh Relational Software Inc, 1979, DBASE II oleh Ashton-Tate, 1981.

Demikian pembahasan dan uraian lengkap dari pengertian DBMS, yang mencakup pengertian, tujuan, macam-macam, komponen, kelebihan dan kekurangannya, serta contohnya. Semoga dapat dipahami dan memberi manfaat.

Baca Juga :