Hukum Ekonomi : Pengertian, Definisi, Aspek dan Ruang Lingkupnya Lengkap

Posted on
5 (100%) 1 vote[s]

Pengertian, Definisi, Aspek dan Ruang Lingkup Hukum Ekonomi

Hukum Ekonomi – Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan juga menciptakan suatu kemakmuran. Inti dari masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan di dalam kebutuhan hidup manusia yang tidak terbatas, dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas.

Ilmu ekonomi menurut M. Manulang adalah suatu ilmu yang mempelajari masyarakat di dalam usahanya, untuk mencapai kemakmuran. Kemakmuran yaitu suatu keadaan yang dimana manusia bisa memenuhi segala kebutuhannya, baik barang maupun jasa. Hukum ekonomi muncul karena semakin pesatnya pertumbuhan dan juga perkembangan ekonomi. Fungsi hukum tersebut adalah untuk mengatur dan juga membatasi kegiatan ekonomi, dengan harapan pembangunan perekonomian tidak mengabaikan hak dan juga kepentingan masyarakat.

Hukum ekonomi merupakan suatu hubungan sebab dan akibat atau pertalian pada peristiwa ekonomi, yang saling berkaitan satu dengan yang lainnya. Di dalam kehidupan ekonomi sehari-hari di masyarakat. Hukum ekonomi lahir dan disebabkan oleh semakin pesatnya pertumbuhan dan juga perkembangan ekonomi. Hukum ekonomi dibedakan menjadi dua macam :

  1. Hukum ekonomi pembangunan. Segala hal yang meliputi pengaturan dan pemikiran hukum tentang beberapa cara peningkatan dan pembangunan, dalam kehidupan ekonomi Indonesia secara nasional.
  2. Hukum ekonomi sosial. Yaitu hal-hal yang menyangkut pengaturan pada pemikiran hukum tentang beberapa cara pembagian, dari hasil pembangunan ekonomi dengan adil dan martabat kemanusiaan atau hak asasi manusia di Indonesia.

Hukum ekonomi menurut Sunaryati Hartono adalah penjabaran hukum ekonomi pembangunan, dan hukum ekonomi sosial. Sehingga hukum ekonomi terbagi ke dalam dua aspek, diantaranya yaitu :

  1. Aspek pengaturan beberapa usaha dalam pembangunan ekonomi.
  2. Aspek pengaturan beberapa usaha pembagian hasil pembangunan ekonomi, yang merata diantara seluruh lapisan masyarakat.
Baca Juga :   7 Ciri dan Contoh Orang Yang Kreatif Dalam Wirausaha

Berikut penjelasan lengkap pada Hukum ekonomi Indonesia, diantaranya yaitu :

  • Hukum ekonomi pembangunan

Hukum ekonomi yang meliputi pengaturan dan juga pemikiran hukum, mengenai beberapa cara peningkatan dan pengembangan kehidupan ekonomi Indonesia secara nasional.

  • Hukum ekonomi sosial

Yaitu segala hal yang menyangkut peraturan pemikiran hukum tentang cara pembagian dari hasil pembangunan ekonomi, yang adil dan merata di dalam HAM Indonesia. Tetapi ruang lingkup hukum ekonomi ini tidak dapat diaplikasikan sebagai satu bagian, dari salah satu cabang ilmu hukum. Melainkan merupakan sebuah kajian secara interdisipliner dan multidimensional. Hukum ekonomi pun tersebar di dalam pelbagai peraturan undang-undang, yang sumbernya dari pancasila dan UUD 1945. Sementara itu hukum ekonomi menganut beberapa azas sebagai berikut :

  1. Azas keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Azas manfaat.
  3. Azas demokrasi pancasila.
  4. Azas adil dan merata.
  5. Azas keseimbangan, keserasian, dan keselarasan dalam perikehidupan.
  6. Azas hukum.
  7. Azas kemandirian.
  8. Azas Keuangan.
  9. Azas ilmu pengetahuan.
  10. Azas kebersamaan, kekeluargaan, keseimbangan, dan kesinambungan dalam kemakmuranrakyat.
  11. Azas pembangunan ekonomi yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.
  12. Azas kemandirian yang berwawasan kenegaraan.

Sehingga, di dalam era globalisasi yang membuat dunia menjadi satu maka batas-batas negara di dalam pengertian ekonomi dan hukum menjadi kabur. Sehingga pertimbangan tentang apa yang telah berkembang secara internasional, menjadi begitu penting untuk dijadikan dasar di dalam hukum ekonomi.

Aspek Lain Dari Hukum Ekonomi

Aspek yang ada di dalam hukum ekonomi merupakan segala hal yang berpengaruh di dalam kegiatan ekonomi, antara lain yaitu pelaku dari kegiatan ekonomi yang memengaruhi kejadian dalam ekonomi. Komoditas ekonomi yang menjadi awal dari kegiatan ekonomi dan aspek lainnya yang memengaruhi hukum ekonomi itu sendiri. Yaitu kurs mata uang, dan aspek lainnya yang berkaitan seperti politik. Serta aspek lainnya di dalam hubungan ekonomi yang sangat kompleks. Selain aspek dan hukum ekonomi tersebut, ada juga norma di dalam hukum ekonomi yang telah digambarkan di berbagai contoh yang telah disebutkan tadi. Yang dimana jika suatu aspek ekonomi mengalami kejadian yang menjadi penyebab, maka norma tersebut berlaku untuk menjadikan sesuatu sebab yang memengaruhi kejadian lainnya. Yang menjadi akibat dari kejadian sebab tersebut. dapat diartikan juga bahwa norma hukum ekonomi merupakan beberapa aturan yang berlaku, di dalam hukum ekonomi tersebut.

Baca Juga :   Pengertian Kreativitas Menurut Para Ahli Secara Lengkap

Hukum ekonomi di zaman sekarang memiliki fungsi dalam memfasilitasi kegiatan ekonomi dan juga perdagangan, untuk kesejahteraan masayarakat. Sedangkan hubungan hukum di dalam hal ini adalah hukum pidana, pada setiap aktivitas ekonomi. Bagaimana hukum pidana dalam ekonomi menjadi hal yang fungsinya yaitu untuk mencegah perilaku penyimpangan, di dalam bidang ekonomi yang merugikan masyarakat. Karena kini masyarakat lebih memerhatikan dan lebih takut pada hukum pidana, yang menjadi konsekuensi dari sebuah perbuatan yang menyimpang. Yang diharapkan dengan adanya hukum yang mengatur kegiatan ekonomi, akan didapatkan kegiatan ekonomi yang tidak menyimpang dan tetap memberi kesejahteraan bagi masyarakat dan bangsa.

Hubungan hukum dan ekonomi di zaman sekarang itu penting, karena dapat dijadikan kontrol alam mengenai segala tindakan ekonomi yang berlangsung di Indonesia. Karena jika tak ada kontrol hukum yang jelas, maka kegiatan ekonomi dapat menjadi kegiatan yang menyimpang dan mengakibatkan kerugian bagi setiap masyarakat yang mejadi pelaku ekonomi dan juga negara.

Dasar hukum ekonomi di Indonesia diantaranya yaitu :

  • UUD 1945,
  • Tap MPR,
  • Undang-Undang,
  • Peraturan Pemerintah,
  • Keputusan Presiden,
  • SK Menteri, dan
  • Peraturan Daerah

Ruang Lingkup Hukum Ekonomi

  • Hukum ekonomi pertanian atau agraria, yg di dalamnya termasuk norma-norma mengenai pertanian, perburuan, peternakan, perikanan dan kehutanan.
  • Hukum ekonomi pertambangan.
  • Hukum ekonomi industri, industri pengolahan.
  • Hukum ekonomi bangunan.
  • Hukum ekonomi perdagangan, termasuk juga norma-norma mengenai perhotelan dan pariwisata.
  • Hukum ekonomi prasarana termasuk gas, listrik air, jalan.
  • Hukum ekonomi jasa-jasa, profesi dokter, advokad, pembantu rumah tangga, tenaga kerja.
  • Hukum ekonomi angkutan.
  • Hukum ekonomi pemerintahan termasuk juga pertahanan dan keamanan (hankam) dll

Demikian pembahasan lengkap mengenai hukum ekonomi khususnya di Indonesia. Semoga dapat menambah wawasan.

Baca Juga :   Apa Tugas Utama Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ini Jawabannya

Baca Juga :