Investasi Jangka Panjang : Pengertian, Tujuan, Bentuk, Jenis Dan Contohnya Lengkap

Posted on
5 (100%) 1 vote[s]

Investasi Jangka Panjang : Pengertian, Tujuan, Bentuk, Jenis Dan Contohnya Lengkap

Investasi Jangka Panjang – Investasi jangka panjang adalah jenis investasi yang dimana dananya akan digunakan dan diputar, dan dananya dapat dicairkan dalam jangka waktu tertentu. Biasanya jangka waktu tercepat adalah satu tahun. Investasi jangka panjang juga dapat diartikan sebagai penanaman dari sebagian kekayaan modal milik seseorang, atau perusahaan pada perusahaan personal yang lainnya dalam mendapat penghasilan tetap serta menguasai objek yang lain itu. Ada juga beberapa jenis investasi jangka seperti misalnya rumah, tanah, saham, obligasi dan lain sebagainya.

Tujuan Investasi Jangka Panjang

  1. Mengarahkan dana yang khusus, misalnya dana untuk kepentingan sosial atau kepentingan pada ekspansi perusahaan.
  2. Sebagai pengendali atau pengontrol perusahaan atau orang tertentu dengan kepemilikan usaha tertentu.
  3. Menjamin adanya bahan baku dan pasar untuk setiap produk yang telah dihasilkannya.
  4. Menurunkan persaingan diantara perusahaan yang sejenis.
  5. Mendapat penghasilan yang pasif di setiap periodenya, seperti misalnya bunga, royalti, deviden, ataupun uang sewa.

Bentuk Investasi Jangka Panjang

Ada banyak pilihan investasi jangka panjang baik untuk perusahaan maupun perorangan, bisa dalam bentuk tanah dan bangunan yang disebut dengan investasi properti. Ada pula yang mencoba berinvestasi dalam bentuk tabungan atau deposito, dengan membeli saham atau obligasi.

Bagi perusahaan yang ingin berinvestasi jangka panjang, bisa memilih saham atau obligasi. Yang bila dibandingkan kedua bentuk investasi itu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Baca Juga :   Badan Usaha Menurut Para Ahli : Pengertian, Jenis dan Fungsinya Lengkap

Jenis Investasi Jangka Panjang

Emas

Emas merupakan logam mulia 99,99% yang sangat berharga dan langka, yang dapat diterima oleh setiap kalangan. Emas juga mudah dibentuk dan sering digunakan sebagai perhiasan wanita. Investasi dalam emas merupakan jenis investasi jangka panjang, yang aman dan juga menguntungkan.

Pada kondisi yang tidak menentu, emas memiliki kondisi nilai jual yang stabil dan dianggap sebagai pengganti mata uang yang tanpa batasan aset yang penting dan juga aman kapan saja bila dibutuhkan. Nilai tukar US dollar pun sama dan juga searah dengan emas, tak heran jika banyak orang yang memilih untuk berinvestasi emas.

Properti

Bentuk lainnya dari investasi jangka panjang yang bisa dipilih adalah properti, dimulai dari tanah, rumah, ruko, apartemen, kebun dan lain sebagainya.

Saham

Suatu perusahaan bisa mendapatkan dana dari para investor dengan cara menerbitkan dan juga mengeluarkan saham. Beda halnya dengan obligasi, saham menjadi suatu pernyataan dan bukan berupa surat hutang serta tidak memerlukan penebusan saat penerbitannya.

Reksa Dana

Setiap investor bisa melakukan investasi dengan cara tidak langsung, yaitu menggunakan perantara pada perusahaan reksa dana. Dana yang telah dikumpulkan oleh para investor dalam jumlah yang besar, akan meningkatkan posisi tawar menawar yang terjadi dari sebuah perusahaan reksa dana.

Program Pensiun

Perusahaan investasi yang ada di Indonesia sudah banyak dan yang sudah memasarkan serta memperkenalkan berbagai produk unggulan, yang sudah dipadukan dengan program investasi pada dana pensiun. Sampai saatnya tiba masa pensiun investor pun akan mendapatkan sejumlah dana yang berasal dari hasil pengembangan, dari pihak perusahaan asuransi.

Tetapi investasi program pensiun ini tidak mendapat bunga yang terlalu banyak, bila dibandingkan dengan menabung di Bank dengan jumlah bunga yang lebih besar. Hasil dari investasi program pensiun ini terbilang tidak menentu, jika dibandingkan dengan jenis investasi lainnya. Besarnya jumlah keuntungan dan bunga yang akan didapatkan, sering tergantung pada jumlah besar dan kecilnya keuntungan yang didapatkan dari perusahaan asuransi.

Baca Juga :   Ilmu Ekonomi : Pengertian, Kelangkaan dan Penyebabnya Secara Lengkap

Obligasi

Adalah surat bukti bahwa telah memberikan pinjaman pada pihak yang sudah menerbitkan obligasi, serta harus dilunasi pada tanggal jatuh tempo. Obligasi juga memiliki hak atas pembagian keuntungan, jika diterima oleh pemegang obligasi dalam bentuk badan dengan rekarakterisasi yang berbentuk deviden, maka bagian yang disebut keuntungannya itu tidak terkena pajak.

Asuransi

Adalah sebuah perjanjian diantara yang tertanggung dan penanggung yaitu perusahaan asuransi. Asuransi berasal dari kata insurance yang artinya adalah pertanggungan. Penanggung bersedia menanggung sejumlah kerugian, yang sangat mungkin terjadi di kemudian hari. Setelah yang tertanggung menyepakati pembayaran uang yang disebut dengan premi.

Contoh Investasi Jangka Panjang

  • Properti (apartemen, hotel dll)
  • Tanah (kontrakan, kos-kosan)
  • Emas batangan

Demikian pembahasan lengkap mengenai investasi jangka panjang dengan pengertian, tujuan, bentuk, jenis dan contohnya. Semoga dapat dipahami dan menambah wawasan.

Baca Juga :