Jenis-Jenis Alat Musik Tiup Dan Penjelasannya Lengkap

Posted on
5 (100%) 1 vote[s]

Jenis-Jenis Alat Musik Tiup Dan Penjelasannya Lengkap

Alat Musik Tiup – Siapa yang tak suka dengan musik? Musik adalah salah satu bentuk ekspresi jiwa manusia yang dicurahkan dalam bentuk seni dan bisa dinikmati melalui indera pendengaran. Berbagai macam alat musik tiup digunakan dalam penciptaan karya musik yang menghasilkan suara dengan harmonisasi yang kaya.

Jenis-Jenis Alat Musik Tiup

Menurut cara memainkannya alat musik dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu dipukul, dipetik, digesek, serta ditiup. Berikut penjelasan lengkapnya mengenai alat musik tiup.

Alat Musik Tiup Kayu (Woodwind)

Sama dengan kata asalnya woodwind adalah alat musik tiup dengan bahan dasar kayu. Walaupun demikian saat ini alat musik tiup yang tergolong woodwind tidak lagi menggunakan kayu di seluruh bagian alat musiknya, tetapi menggunakan logam/plastik. Contohnya  saksofon, klarinet, oboe, basson, flute dan lain-lain.

Saksofon

Alat musik ini ditemukan oleh Adolph Sax dengan bentuk huruf J dengan katup yang ada di tubuh instrumen. Untuk membunyikan saksofon ini diperlukan sebuah reed yang fungsinya adalah untuk menimbulkan getaran dari udara, yang nantinya akan menghasilkan bunyi.

Saksofon biasa yang dimainkan dalam orkestra atau band. Terdapat beberapa jenis saksofon dengan beragam ukuran dan nada dasar, yang disesuaikan dengan kebutuhan pemusik. Beberapa jenis saksofon antara lain yaitu (Bb), Alto (Eb), Tenor (Bb), dan Baritone (Eb). Penggunaan saksofon ini sering ditemui di jenis pagelaran musik  Jazz, Pop, dan orkestra.

Klarinet

Klarinet adalah salah satu alat musik tiup yang bentuknya lurus dan memiliki katup kecil di sepanjang tubuh instrumennya. Sama dengan alat musik tiup woodwind, klarinet dibuat dalam beberapa jenis yang sesuai dengan rentang nada yang dimilikinya.

Baca Juga :   Wiraswasta : Pengertian, Ciri-Ciri, Unsur dan Contohnya Lengkap

Tetapi secara umum klarinet yang digunakan adalah soprano klarinet dalam nada dasar Bes. Klariner memiliki karakter suara yang unik yang cocok dimainkan dalam musik klasik.

Flute

Biasanya alat ini disebut seruling dalam bahasa Indonesia. Flute berasal dari bahan logam dan biasanya berwarna perak atau emas. Keunikan dari flute ini terlihat pada posisi memainkan instrumennya. Bila pemain instrumen yang lainnya meniup dengan cara memasukkan mouthpiece ke mulut, maka pemain flute akan meniupkan udara ke sebuah lubang dengan posisi menyamping.

Sebuah tantang sebagai pemula untuk bisa meniup flute tepat di lubang yang dituju, sehingga kadang pemain pemula sulit untuk menghasilkan bunyi sama sekali seperti di awal latihan. Selain dimainkan di dalam sebuah orkestra, flute juga biasanya digunakan saat memainkan musik keroncong dan untuk memainkan melode pembuka serta pemanis dalam harmoni musik keroncong tersebut.

Alat Musik Tiup Logam (Brass)

Beda halnya dengan woodwind yang terbuat dari kayu, brass ini memiliki bahan dasar logam serta bunyi yang dihasilkan. Yang berasal dari getaran bibir si pemain lalu melewati resonator. Tekanan udara yang dihasilkan dari tiupan pemain, juga akan memengaruhi tinggi dan rendahnya nada yang dihasilkan.

Menurut cara menghasilkan nada, instrumen brass ini dibagi menjadi dua jenis. Yaitu instrumen yang berkatup dan instrumen yang memungkinkan si pemain untuk menghasilkan nada dengan meniup sambil menekan katup logam pada tubuh instrumen.

Contoh instrumen brass yang berkatup dua yaitu tuba, terompet, dan horn. Instrumen brass ini yang termasuk slide adalah trombone. Berikut penjelasannya :

Terompet

Alat musik yang satu ini sering dijumpai di dalam marching band baik di dalam maupun di luar negeri. Bentuknya lurus dengan tiga katup dan ujung yang melebar, sebagai tempat keluarnya bunyi. Ketiga katup tersebut berfungsi sebagai penghasil nada dengan posisi tekan yang berbeda-beda. Sehingga dari tiga katup pemain itu pemain bisa menghasilkan lebih dari 1 oktaf nada, dengan posisi yang berubah-ubah dan tekanan udara yang berbeda.

Baca Juga :   Branding : Pengertian, Unsur, Tujuan dan Fungsinya Dalam Bisnis Lengkap

Tuba

Alat musik tiup ini bentuknya hampir sama dengan rumah siput dengan ujung yang melebar seperti terompet. Fungsi tuba adalah untuk memainkan nada rendah pada sebuah pertunjukkan musik. Bentuknya yang besar membuat pemain tuba harus memeluk tubuh tuba selama memainkan musiknya.

Horn

Alat musik ini berbentuk mirip dengan tuba tapi ukurannya lebih kecil. Instrumen ini juga mempunyai katup yang sama dengan terompet dan juga tuba. Pada umumnya horn memainkan nada dalam kunci F. suara yang dihasilkan oleh horn berkarakter gagah tapi tidak terlalu berat. Biasanya horn dijumpai dalam marching band dan pertunjukkan orkestra.

Trombone

Instrumen ini mempunyai keunikan dibandingkan instrumen brass yang lain, karena tak menggunakan katup dalam menghasilkan nada. Pemain trombone harus meniup sambil menggerakkan pipa pendorong yang letaknya ada di tubuh instrumen itu. Tinggi dan rendahnya nada dipengaruhi oleh tekanan tiupan dan besar kecilnya rongga yang dihasilkan dari dorongan pipa trombone itu.

Alat musik tiup dari Indonesia

Selain alat musik tiup dari luar negeri, di Indonesia juga ada alat musik tiup yang tidak kalah uniknya. Contohnya seruling, puwi puwi, saluang, dan lain-lain. Perbedaan yang mendasar dari setiap instrumen tiup luar dalam negeri, ada pada tangga nada yang digunakan. Bila musik barat menggunakan tangga nada diatonis, maka di Indonesia dikenal dengan tangga nada pentatonis yang berbeda-beda di setiap daerahnya.

1. Seruling

Seruling dibuat dari bambu dan tersebar ke seluruh penjuru Pulau Jawa. Untuk seruling sunda bertangga nada daminatilada, dan seruling jawa menggunakan laras slendro dan pelog. Dulu seruling hanya dimainkan dengan gamelan dan angklung saja.

Tapi sekarang seruling digunakan juga dalam musik dangdut tapi dengan sedikit perubahan di tangga nada yang digunakan, yaitu diubah menjadi tangga nada diatonis supaya bisa dimainkan dengan harmonis dengan alat musik yang modern.

Baca Juga :   Kebijakan Publik : Pengertian, Bentuk, Dan Tahapannya Lengkap

2. Puwi-Puwi

Alat musik satu ini berasal dari Sulawesi Selatan. Bentuk instrumen ini mirip dengan terompet, tetapi tidak mempunyai katup. Alat musik ini biasanya dimainkan saat ada acara adat di Sulasewi Selatan.

3. Saluang

Bentuk saluang mirip dengan seruling, dan dibuat dari bambu yang tipis. Masyarakat Minangkabau percaya bahwa bahan terbaik untuk membuat saluang adalah bambu yang hanyut di sungai, atau talang yang digunakan untuk jemuran kain.

Alat musik ini dimainkan dengan teknik yang khusus, yang disebut dengan manyisiahan angok. Yang akan menimbulkan kesan bunyi tanpa putus, dari awal sampai akhir. Kemampuan ini harus dilatih dalam waktu lama dan memerlukan konsistensi dalam latihan.

4. Pupuik Batang Padi

Sesuai dengan namanya alat ini dibuat dari batang padi dan bentuknya menyerupai corong. Alat musik ini asalnya dari Minangkabau. Alat ini sangat unik karena bahan yang digunakan tak biasa dan hanya menghasilkan satu nada saja. Jenis alat musik ini biasanya dimainkan pada saat panen dan menjadi bagian penting dari ritual masyarakat Agam, Sumatera Barat.

Alat musik tiup yang beraneka ragam memberi kesan bahwa baik musik barat atau musik asli Indonesia, memiliki karakternya sendiri-sendiri yang tak bisa dibandingkan. Alat musik tiup dibuat dengan sederhana dan mempunyai fungsi dan peran yang besar dalam sebuah struktur adat. Dan alat musik tiup yang pembuatannya rumit, juga mempunyai fungsi harmoni sehingga ia dapat membaur ke dalam banyak jenis musik dan pertunjukkan.

Sekian pembahasan tentang alat musik tiup yang lengkap dan dibedakan berdasarkan bahan pembuatannya. Semoga artikel ini berguna bagi anda, terutama anda yang senang dengan musik dan alat musik tiup.

Baca Juga :