Kapilaritas : Pengertian, Percobaan dan Contohnya Lengkap

Posted on
5 (100%) 1 vote[s]

Pengertian, Percobaan dan Contoh Kapilaritas

Kapilaritas – Di zaman dahulu sebelum ditemukannya kompor dengan bahan bakar gas LPG atau kompor listrik, orang-orang memasak dengan menggunakan kompor konvensional yang bahan bakarnya minyak tanah. Dan pernahkah anda berpikir kenapa minyak tanah yang ada di bagian bawah kompor bisa bergerak naik, sehingga api pada kompor tersebut menyala?

Minyak tanah ini bergerak melalui sumbunya, yang terbuat dari kain yang pori-porinya berukuran kecil. Peristiwa tersebut adalah salah satu contoh dari kapilaritas. Apa yang dimaksud dengan kapilaritas tersebut?

Pengertian Kapilaritas

Gaya kapiler atau kapilaritas merupakan gejala meresapnya zat cair melalui celah yang sempit atau sebuah pipa rambut. Gejala ini disebabkan oleh adanya gaya adhesi atau kohesi diantara zat cair dengan dinding celah tersebut. akibatnya apabila pembuluh kaca dimasukkan ke dalam zat cair dan permukaannya pun tidak sama.

Kapilaritas adalah gejala turun dan naiknya permukaan zat cair di dalam pipa yang sempit atau pipa kapiler. Contoh adanya gaya kapiler atau kapilaritas terjadi pada kompor minyak tanah. Sumbu kompor akan menyerap minyak sehingga minyak menjadi naik dan kompor pun bisa menyala. Contoh lainnya adalah naiknya air di dalam tanah dari akar hingga ke daun sehingga terjadilah peristiwa fotosintesis.

Sebuah pipa kapiler kaca apabila dicelupkan ke dalam tabun yang berisi air akan dijumpai air bisa naik ke dalam pembuluh kaca pipa kapiler. Sebaliknya apabila pembuluh pipa kapiler dicelupkan ke dalam tabung yang berisi air raksa akan dijumpai, bahwa raksa yang ada di dalam pembuluh kaca pipa kapiler permukaannya menjadi lebih rendah dibanding dengan permukaan raksa yang ada di dalam tabung.

Baca Juga :   Medan Magnet : Pengertian, Visualisasi, Pengukuran, Rumus dan Contoh Soalnya Lengkap

Jadi kapilaritasnya sangat tergantung pada kohesi dan juga adhesi. Lihat pada contoh gambar berikut ini :

Gejala kapilaritas dari zat cair dijelaskan dengan berikut ini :

Air

Jika pipa kapiler diisi dengan air maka permukaannya akan naik, karena terdapat gaya tarik menarik diantara beberapa partikel dinding pipa dengan partikel air yang lebih besar daripada gaya tarik menarik diantara partikel air itu sendiri. Dengan kata lain adhesinya menjadi lebih kuat dibanding kohesi.

Raksa

Apabila pipa kapiler diisi dengan raksa maka permukaannya akan menurun, karena adanya gaya tarik menarik antara beberapa partikel raksa yang lebih kuat dibanding daripada gaya tarik menarik yang ada diantara partikel dinding dengan partikel raksa. Dengan kata lain kohesi menjadi lebih kuat dibanding adhesi. Besar atau kecilnya kapilaritas ditentukan oleh lebar atau sempitnya pipa dan adanya adhesi serta kohesi.

Apakah anda pernah melihat bagaimana bentuk berkas atau noda, yang ditimbulkan oleh air pada sebuah kertas koran? Tetesan air tersebut bentuknya bulat tetapi setelah jatuh di permukaan kerta koran maka akan melebar dan berbentuk lonjong. Mengapa bisa begitu?

Karena arah serat yang terdapat pada koran. Serat pada kertas koran akan membentuk pipa kapiler sehingga air akan terserap oleh pipa kapiler tersebut. bila anda perhatikan lagi ternyata bagian yang terdapat tulisannya akan menghambat jalannya atau perambatan air, karena daya serapnya sudah digunakan untuk menyerap tinta itu.

Percobaan Kapilaritas

Tujuan :

Menunjukkan peristiwa kapilaritas.

Alat dan Bahan :

1) Dua bejana

2) Dua pipa kapiler

3) Air raksa

4) Air secukupnya

Langkah Kerja :

1) Siapkan dua bejana dan dua buah pipa kapiler (pipa yang diameter ukurannya kecil) dengan ukuran yang sama.

Baca Juga :   Pengertian Pembiasan Cahaya & ( Syarat – Peristiwa – Hukum – Arah ) Lengkap

2) Isi bejana A dengan air dan bejana B dengan air raksa, kemudian celupkan pipa kapiler pada masing-masing bejana tersebut.

3) Amati permukaan air dan air raksa pada masing-masing pipa kapiler.

4) Nyatakan kesimpulanmu

Ternyata permukaan air yang terdapat pada pipa kapiler lebih tinggi dibanding permukaan air yang ada pada bejana A. sedangkan permukaan air raksa pada pipa kapiler menjadi lebih rendah, dari pada permukaan air raksa yang terdapat pada bejana B.

Semakin kecil diameter pipa kapiler, ternyata mengakibatkan semakin tingginya permukaan zat cair pada pipa kapiler tersebut. untuk zat yang membasahi dinding tabung. Atau semakin rendahnya permukaan zat cair pada pipa kapiler, untuk zat yang tidak membasahi dinding.

Peristiwa naik atau turunnya zat cair di dalam pipa kapiler juga disebut dengan kapilaritas. Manfaat peristiwa kapilaritas di dalam kehidupan sehari-hari yaitu :

  1. Naiknya minyak pada sumbu kompor.
  2. Pengisapan air dan juga garam mineral yang terjadi pada tumbuhan.

Kerugian yang diakibatkan oleh kapilaritas adalah merambatnya air pada dinding rumah.

Contoh Kapilaritas Di Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Sekarang banyak sekali perkembangan teknologi yang berdasarkan pada gaya adhesi atau kohesi. Beberapa tekstil kain tiruan akan menghasilkan kain yang kohesif pada debu. Jadi pakaian tersebut tidak akan mudah kotor.

Di sisi lain ada banyak ditemukan bahan adhesif yang serbaguna, yaitu lem alteco dan sejenisnya. Yang sangat berguna bagi kehidupan manusia. Luka operasi di zaman sekarang pun tidak perlu dijahit, karena cukup dengan dilem dengan lem khusus yang bersifat adhesif dengan jaringan kulit dan juga otot.

Berikut ini contoh gejala kapilaritas yang berhubungan dengan peristiwa alam yaitu :

  1. Peristiwa naiknya air dari ujung akar ke daun yang terjadi pada tumbuhan, kemudian terjadilah proses fotosintesis.
  2. Naiknya minyak tanah pada sumbu kompor sehingga kompor bisa menyala.
  3. Naiknya minyak tanah pada sumber lampu tempel sehingga lampu bisa menyala.
  4. Basahnya bagian tembok rumah di bagian dalam saat hujan. Saat terkena air hujan tembok bagian luar akan basah kemudian merembes ke bagian yang lebih dalam lagi.
  5. Air yang menggenang bisa diserap dengan kain pel atau spons dan kertas isap.
  6. Cairan tinta yang tumpah bisa diserap oleh kapur tulis atau kertas isap.
Baca Juga :   13 Sifat Fisika dan Kimia Suatu Zat serta Contohnya Lengkap

Demikian penjelasan tentang kapilaritas lengkap dengan pengertian, contoh, dan percobaannya. Semoga dapat menambah pengetahuan anda dan memberi manfaat.

Baca Juga :