Klasifikasi Makhluk Hidup : Manfaat, Tujuan Dan Tingkatannya Lengkap

Posted on
5 (100%) 1 vote[s]

Klasifikasi Makhluk Hidup : Manfaat, Tujuan Dan Tingkatannya

Klasifikasi Makhluk Hidup – Ahli biologi telah mengklasifikasikan atau mengelompokkan spesies terhadap suatu organisme. Sehingga terdapatlah klasifikasi makhluk hidup yang berkelanjutan.

Pengertian Klasifikasi Makhluk Hidup

Klasifikasi atau pengelompokkan merupakan suatu cara dalam memilah dan mengelompokkan makhluk hidup, menjadi golongan atau unit tertentu.

Tujuan dari dibuatnya klasifikasi makhluk hidup ini adalah untuk memudahkan dalam mengenali, membandingkan dan mempelajari suatu makhluk hidup. Membandingkan artinya mencari persamaan dan perbedaan sifat atau ciri dari suatu makhluk hidup.

Manfaatnya adalah :

  1. Untuk memudahkan kita saat mempelajari makhluk hidup yang beraneka ragam.
  2. Untuk mengetahui setiap jenis dari makhluk hidup.
  3. Untuk mengetahui hubungan kekerabatan antara makhluk hidup yang satu dengan yang lainnya.

Sistem klasifikasi yang kita kenal sekarang ini adalah perkembangan klasifikasi makhluk hidup yang berkelanjutan. Perkemabangan ini diantaranya yaitu klasifikasi 2,3,4,5,6 kingdom.

Sistem Klasifikasi 2 Kingdom

Organisme dikelompokkan menjadi dua dunia besar yaitu dunia tumbuhan atau Kingdom Plantae dan dunia hewan atau Kingdom Animalia.

Dunia Tumbuhan (Kingdom Plantae)

Dunia tumbuhan yang meliputi makhluk hidup yang memiliki dinding sel dari bahan selulosa dan memiliki klorofil sehingga mampu melakukan proses fotosintesis. Contohnya Ganggang, tumbuhan lumut, tumbuhan paku. Dan juga jamur dan bakteri, meskipun keduanya tidak memiliki klorofil.

Baca Juga :   Metamorfosis Kecoa : Urutan Proses, Tahapan, Gambar Dan Penjelasannya Lengkap

Dunia Hewan (Kingdom Animalia)

Merupakan dunia hewan yang tidak memiliki dinding sel, tidak memiliki klorofil, dan dapat bergerak dengan bebas. Contohnya hewan berpori (Porifera), cacing (Vermes), hewan berongga (Coelenterata), hewan bersel satu (Protozoa), hewan lunak (Mollusca), dan hewan bertulang belakang (Chordata).

Sistem Klasifikasi 3 Kingdom

Pada klasifikasi ini memisahkan jamur yang ada di dalam klasifikasi 2 ke dalam tumbuhan. Jamur dibedakan karena dinding sel pada jamur bukan merupakan bahan selulosa seperti misalnya dinding sel tumbuhan, melainkan dari bahan kitin. Jamur juga tak dapat membuat makanan sendiri atau hererotrof seperti pada tumbuhan.

Dunia Jamur (Kingdom Fungi)

Mencakup seluruh organisme yang mendapatkan makanan dengan cara hererotrof dengan cara menyerap makanan atau Absorpsi. Jamur juga mendapatkan makanan dari makhluk hidup lainnya atau parasit, atau dengan cara menyerap dari makhluk hidup yang sudah mati atau saprofit.

Ciri-ciri jamur adalah :

  • Eukariotik
  • Multiseluler
  • Dinding sel terbuat dari kitin.
  • Para anggota kerajaan ini tidak memiliki pigmen fotosintetik dan karena itu heterotrofik.

Dunia Tumbuhan

Yang meliputi segala organisme yang dapat membuat makanannya sendiri atau autotrof, dengan cara melewati proses fotosintesis.

Ciri-ciri kerajaan tumbuhan adalah :

  • Eukariotik
  • Multiseluler
  • Dinding sel yang terbuat dari selulosa.
  • Anggota kelompok Plantae mengandung pigmen fotosintesis dan mendapatkan energi mereka melalui itu dan karena itu autotrofik.

Dunia Hewan

Meliputi segala organisme yang mendapatkan makanannya dengan cara heterotrof dengan cara memakan organisme lainnya. Berikut urutannya :

  • Domain (Daerah)
  • Kingdom (Kerajaan)
  • Phylum atau Filum (hewan)/Divisio (tumbuhan)
  • Classis (Kelas)
  • Ordo (Bangsa)
  • familia (Suku)
  • Genus (Marga)
  • dan Spesies (Jenis)

Sistem Klasifikasi 4 Kingdom

Sistem yang satu ini berkembang setelah ditemukannya inti sel atau nukleus, terdapat jenis organisme yang dimana inti selnya tidak memiliki selaput. Tapi juga ada organisme yang intinya memiliki selaput.

Baca Juga :   Konsep Pewarisan Sifat Pada Makhluk Hidup Lengkap

Kingdom Monera

Anggota kingdom monera semuanya tidak memiliki selaput inti, sehingga disebut dengan organisme prokariotik. Contohnya bakteri dan ganggang biru-hijau.

Kingdom Fungi

Yaitu segala jenis jamur yang dimasukkan ke dalam kingdom fungi.

Kingdom Plantae

Semua jenis ganggang kecuali ganggang yang hijau dan biru, tumbuhan paku, lumut, dan juga tumbuhan biji masuk ke dalam kategori yang satu ini.

Kingdom Animalia

Seluruh jenis hewan dari mulai Protozoa sampai Chordata, termasuk ke dalam kingdom animalia.

Sistem Klasifikasi 5 Kingdom

Whittaker pernah mengusulkan makhluk hidup menjadi 5 jenis kingdom, diantaranya yaitu  Monera, Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia. Pada sistem ini ganggang yang sebelumnya dimasukkan ke dalam kingdom plantae, dan protozoa yang dahulu dimasukkan ke dalam kingdom plantae. Dan protozoa yang dahulu dimasukkan ke dalam kingdom animalia, lalu dikelompokkan kembali menjadi satu kingdom. Yaitu kingdom protista.

Kingdom Monera

Terdiri dari ganggang hijau dan juga biru. Yang jika dilihat dengan miskroskop, maka kebanyakan bakteri terlihat memiliki ukuran dan bentuk yang sama. Namun lewat bukti biologi molekular, maka ditemui perbedaan pada ARN ribosom. Sehingga ahli Biologi membedakan bakteri menjadi dua bagian yaitu eubacteria dan archaebacteria.

  • Eubacteria adalah kelompok bakteri yang menghasilkan gas metan yang berasal dari sumber karbon yang sederhana, dan hidup di lingkungan yang biasa.
  • Archaebacteria adalah kelompok bakteri yang bisa hidup di lingkungan yang ekstrim, misalnya pada sumber air panas, di dalam laut yang kadar garamnya tinggi, atau bahkan di tempat yang asam.

Kingdom Protista

Terdiri dari jenis organisme yang memiliki selaput inti dan juga memiliki sel yang tunggal dan dapat ditemui di mana saja. Protista ini dikelompokkan menjadi tiga bagian yaitu protista menyerupai tumbuhan (Ganggang), dan protista menyerupai jamur, protista menyerupai hewan (Protozoa). Cirinya yaitu hampir semua protista hidup di air karena mereka tidak memiliki pelindung yang bisa menjaga tubuhnya dari kekeringan.

Baca Juga :   Tumbuhan Paku : Pengertian, Ciri, Jenis dan Contohnya Lengkap Dengan Gambar

Kingdom Fungi

Biasanya memiliki sel dalam jumlah banyak, memiliki membran inti dan juga berperan sebagai dekomposer di lingkungan. Jamur mendapat makan dengan cara saprofit atau parasit.

Kingdom Plantae

Adalah jenis organisme yang memiliki membran inti, yang dapat membuat makanannya sendiri dan memiliki sel yang banyak. biasanya kingdom ini berada di darat. Dengan cara berkembang biak secara kawin dan juga tidak kawin.

Kingdom Animalia

Adalah organisme yang memakan makhluk hidup lainnya untuk kebutuhan makanannya. Sel hewan yang satu ini tidak memiliki dinding sel.

Itulah penjelasan lengkap mengenai klasifikasi makhluk hidup, semoga dapat dipahami dan bermanfaat.

Baca Juga :