Manajemen Sumber Daya Manusia : Pengertian, Fungsi, Dan Tujuannya Lengkap

Posted on
5 (100%) 1 vote[s]

Manajemen Sumber Daya Manusia : Pengertian, Fungsi, Dan Tujuannya Lengkap

Manajemen Sumber Daya Manusia – Manajemen sumber daya manusia atau manajemen SDM adalah proses dan upaya dalam merekrut, mengembangkan, memotivasi, dan melakukan evaluasi secara menyeluruh pada sumber daya manusia. Yang dibutuhkan oleh suatu perusahaan dalam mencapai suatu tujuan tertentu.

Manajemen sumber daya manusia adalah suatu ilmu yang mengatur hubungan dan juga peran tenaga kerja, dengan cara yang efisien dan efektif dalam mencapai tujuan utama dari perusahaan. Manajemen SDM menjadi kajian dalam bidang ilmu manajemen yang telah menggabungkan beberapa teori seperti psikologi, sosiologi dan lain sebagainya.

Penerapannya juga secara nyata dan meliputi desain dengan implementasi perencanaan, penyusunan karyawan, pengelolaan karir, pengembangan karyawan, evaluasi kinerja dan hubungan ketenagakerjaan. Manajemen SDM ini pada dasarnya akan melibatkan kebijakan dan juga keputusan, yang berpengaruh pada tenaga kerja itu sendiri.

Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia Menurut Para Ahli

  1. Pengertian manajemen SDM menurut Anwar Prabu Mangkunegara adalah suatu perencanaan pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan, terhadap pengadaan, pengembangan, pemberian remunerasi, pengintegrasian, pemeliharaan, dan pemisahan tenaga kerja untuk mencapai suatu tujuan dari organisasi tertentu.
  2. Pengertian manajemen SDM menurut Handoko adalah kegiatan dalam hal seleksi, perekrutan, pengembangan, pemeliharaan, dan penggunaan sumber daya manusia untuk mencapai tujuan dari individu maupun organisasi.
  3. Pengertian manajemen SDM menurut Henry Simamora adalah pendayagunaan, pengembangan, penilaian, pemberian remunerasi, serta pengelolaan individu anggota kelompok pekerja.
  4. Pengertian manajemen SDM menurut Melayu Hasibuan adalah suatu ilmu dan seni yang mengatur peran hubungan kerja, supaya secara efektif dan efisien dalam mencapai tujuan dari perusahaan, pekerja, dan masyarakat.
  5. Pengertian manajemen SDM menurut Hadari Nawawi adalah sebuah proses pendayagunaan manusia sebagai tenaga kerja secara manusiawi, supaya potensi pada fisik dan psikis yang dimiliki dapat bermanfaat secara maksimal untuk tercapainya tujuan perusahaan.
  6. Pengertian manajemen SDM menurut Gary Dessler adalah suatu kebijakan dan latihan yang memenuhi kebutuhan para pekerja, atau beberapa aspek yang ada di dalam SDM. Seperti misalnya posisi manajemen, rekrutmen, seleksi, pelatihan, kompensasi, dan penilaian prestasi kerja karyawan.
  7. Pengertian manajemen SDM menurut Mutiara S. Panggabean adalah sebuah proses manajemen yang meliputi pengorganisasian, perencanaan, kepemimpinan dan pengendalian kegiatan yang berhubungan dengan analisis pekerjaan, pengadaan, evaluasi pekerjaan, pengembangan, promosi, kompensasi dan pemutusan hubungan kerja untuk mencapai tujuan perusahaan, yang sudah ditetapkan sebelumnya.
  8. Pengertian manajemen SDM menurut Mary Parker Follett adalah seni dalam mencapai tujuan organisasi, yang melalui pengaturan dari beberapa orang yang lain dalam melaksanakan tugas yang dibutuhkan.
  9. Pengertian manajemen SDM menurut Achmad S. Ruky adalah aplikasi yang tepat pada efisiensi yang sama dalam hal pemanfaatan, akuisisi, pengembangan dan pemeliharaan sumber daya manusia yang dimiliki oleh organisasi yang secara efektif untuk mencapai tingkat yang optimal, dalam pemanfaatan sumber daya manusia oleh suatu organisasi untuk mencapai tujuannya.
Baca Juga :   Dasar Digital Marketing : Pengertian, Peran Dan Konsepnya Lengkap

Tujuan Manajemen SDM Menurut Para Ahli

Menurut Cashway tujuan dari manajemen SDM ini adalah sebagai berikut :

1. Membuat sebuah kebijakan dan pertimbangan

MSDM mempunyai tugas untuk memotivasi para pekerja. Sehingga divisi yang mengurusi masalah tersebut harus ikut membantu dalam membuat kebijakan untuk SDM.

2. Membantu perusahaan dalam mencapai tujuan

Divisi manajemen SDM juga memiliki tanggung jawab dalam hal penerapan kebijakan yang dibuat, dan memerhatikan dampak kebijakan dan juga prosedur pada para pekerja.

3. Memberi dukungan

Tujuan dari MSDM adalah untuk memberi dukungan penuh untuk perusahaan. Sehingga bentuk nyata dari dukungan tersebut dapat berupa perekrutan SDM yang berkualitas, dan yang menciptakan kondisi yang kondusif di suatu perusahaan.

4. Menyelesaikan masalah

Setiap organisasi dan juga perusahaan pasti akan menghadapi suatu masalah. Bahkan masalah itu sering membawa perusahaan ke situasi krisis dan resiko yang negatif bagi banyak pihak. Peran MSDM ini penting dalam menyelesaikan masalah yang terdapat pada perusahaan.

5. Media komunikasi terbaik

MSDM juga dapat berperan sebagai media komunikasi yang menjembatani hubungan antara para pekerja, manajer, dan perusahaan. Karyawan sering menghindar untuk berkomunikasi langsung dengan manajer, atau dengan staf lainnya. Peran divisi MSDM tersebut sangat membantu komunikasi itu sendiri.

Fungsi Manajemen SDM

Jika mengacu pada pengertian dari MSDM itu sendiri, maka fungsinya juga masih berkaitan erat dengan pengaturan tenaga kerja perusahaan dan juga interaksinya dengan anggota. Dengan menerapkan konsep MSDM yang baik di suatu perusahaan atau bisnis, maka fungsi dan manfaatnya yaitu sebagai berikut :

Staffing/ Employment

Dengan adanya MSDM maka akan terbentuk suatu perencanaan yang baik, yang berhubungan dengan seleksi tenaga kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan dari suatu perusahaan. Manajer akan berperan dalam menyaring tenaga kerja yang sesuai dengan keahlian, dan komposisi yang dibutuhkan oleh perusahaan. Tujuannya supaya tidak terjadi kelebihan dan kekurangan para tenaga kerja.

Baca Juga :   Koperasi : Pengertian, Asas, Tujuan, Fungsi, Peran dan Landasannya Lengkap

Perfomance Evaluation

Seorang manajer akan bertanggung jawab dalam melakukan evaluasi pada setiap tenaga kerja. Dengan adanya manajemen sumber daya manusia tersebut, maka hal itu akan memberikan penilaian pada kinerja anggota serta memastikan masing-masing dari tenaga kerja tersebut dalam melakukan tanggung jawab dari pekerjaannya.

Compensation

MSDM juga berhubungan dengan koordinasi pemberian kompensasi ataupun reward, untuk para tenaga kerja. Manajer juga mempunyai tanggung jawab dalam mengembangkan struktur penggajian dengan hasil yang baik. Hal ini juga akan berkaitan dengan kesesuaian diantara pembayaran, dengan manfaat yang diberikan dari para tenaga kerja.

Training and Development

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa dalam pengertian dari MSDM yang mengatur hubungan dalam ketenaga kerjaan, hal itu berperan dalam memberi pelatihan dan juga pengarahan yang baik pada setiap anggota perusahaan. Manajer juga memiliki tanggung jawab pada masalah pemutusan hubungan kerja, bila anggota yang tidak memenuhi kriteria pada kualitas tenaga kerja yang dibutuhkan oleh perusahaan atau terjadinya kelebihan tenaga kerja.

Personnel Research

Seorang manajer akan selalu berusaha untuk meningkatkan efektivitas pada jalannya perusahaan, melalui analisis pada permasalahan individu tenaga kerja. Misalnya hal-hal yang berkaitan dengan keterlambatan kerja, ketidakhadiran yang berulang, dan permasalahan lainnya yang bisa timbul karena adanya ketidaknyamanan pekerja dalam perubahan sistem perusahaan.

Dengan adanya analisis itu maka perilaku yang berkaitan dengan pribadi pekerja bisa menhindari karyawan, yang mengundurkan diri dengan mendadak. Karena hal itu dapat berpengaruh pada kegiatan perusahaan.

Employe Relations

Bisnis atau perusahaan yang menerapkan manajemen sumber daya manusia dengan baik, akan bisa menghindari permasalahan yang berhubungan dengan serikat pekerja. Keteraturan yang ada di dalam hubungan antara pemimpin perusahaan dengan serikat pekerja.

Baca Juga :   SOP : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Dan Manfaat Lengkap

Keteraturan yang ada di dalam hubungan diantara pemimpin perusahaan dan anggota, bisa mencegah munculnya serikat pekerja seperti misalnya aksi mogok kerja, demonstrasi, dan beragam masalah yang lainnya yang berhubungan dengan tenaga kerja.

Safety and Health

Walaupun pengertian MSDM ini mengarah pada kepentingan dalam mengatur interaksi dengan tenaga kerja, tetapi dalam peranannya juga harus mementingkan keselamatan kerja karyawan. Keselamatan kerja karyawan harus menjadi prioritas, dari seorang manajer karena akan berpengaruh pada kredibilitas suatu perusahaan. Sehingga manajer akan membuat serangkaian, dari standar operasional prosedur kerja pada beberapa perusahaan yang berhubungan dengan produksi.

Demikian pembahasan mengenai manajemen sumber daya manusia, yang dilengkapi dengan pengertian, tujuan dan fungsinya. Semoga dapat dipahami dan menambah wawasan anda.

Baca Juga :