Mengenal Sistem Kemih Pada Manusia Dan Proses Pembentukan Urine Lengkap

Posted on
5 (100%) 1 vote[s]

Mengenal Sistem Kemih Pada Manusia Dan Proses Pembentukan Urine Lengkap

Proses Pembentukan Urine – Urine adalah hasil sisa metabolisme yang dieksresikan oleh ginjal lalu dikeluarkan dari dalam tubuh, melalui sistem perkemihan atau urinaria. Urine mengandung zat yang sudah tidak dibutuhkan lagi oleh tubuh, sehingga harus dikeluarkan karena dapat meracuni tubuh.

Mengenal Sistem Kemih Pada Manusia Dan Proses Pembentukan Urine Lengkap

Mengenai Sistem Perkemihan Manusia

Sistem kemih pada manusia terdiri dari dua ginjal, dua ureter, satu kandung kemih dan satu uretra. Tubuh akan mengambil nutrisi yang terdapat pada makanan, lalu mengubahkan menjadi energi. Sesudah tubuh mengambil komponen makanan yang diperlukan, produk limbah pun akan tertinggal di usus dan juga di dalam darah.

Sistem kemih pada manusia akan membantu tubuh dalam menyaring dan mengeluarkan produk sisa itu sendiri. Dan menjaga bahan kimia yang memang masih dibutuhkan oleh tubuh. Saluran ureter juga menghubungkan ginjal yang menuju ke kandung kemih. Kemudian urine akan disimpan di dalam kandung kemih, dan dikeluarkan melalui uretra.

Selain untuk menyaring dan mengeluarkan zat sisa pada tubuh, sistem kemih ini juga akan mempertahankan homeostasis atau kesimbangan air, ion, pH, tekanan darah, kalsium dan sel darah merah.

Proses Pembentukan Urine

Pembentukan urine terdiri dari tiga proses, yang diantaranya yaitu proses filtrasi atau penyaringan, reabsorpsi atau penyerapan kembali, dan augmentasi atau pengumpulan. Atau sekresi. Berikut penjelasan lengkapnya :

Filtrasi atau penyaringan

Setiap ginjal memiliki sekitar satu juta nefron yang menjadi tempat pembentukan urine. Di waktu tertentu, sekitar 20% dari darah akan menuju ke arah ginjal untuk disaring. Sehingga tubuh pun dapat menghilangkan zat sisa metabolisme serta menjaga keseimbangan cairan, pH darah, dan kadar darah.

Baca Juga :   Bioma : Pengertian, Macam-Macam dan Cirinya Lengkap

Bagian yang pertama dari proses pembentukan urine adalah filtrasi atau penyaringan. Yang merupakan proses penyaringan darah, yang mengandung zat sisa metabolisme yang bisa menjadi racun pada tubuh manusia.

Filtrasi terjadi pada bagian badan malphigi yang terdiri atas glomerulus dan kapsul Bowman. Glomerulus akan menyaring air, garam, glukosa, asam amino, urea dan limbah lainnya  untuk melewati kapsul Bowman. Hasil dari filtrasi ini akan menghasilkan urine primer. Urine primer termasuk urea yang ada di dalamnya, yang dihasilkan amonia yang terkumpul pada saat hati memproses asam amino yang juga disaring oleh glomerulus tersebut.

Reabsorpsi

Ada sekitar 43 galon cairan yang melewati proses filtrasi, tetapi sebagai besar akan diserap kembali sebelum lalu dikeluarkan dari dalam tubuh. Reabsorpsi ini juga terjadi di dalam tubulus proksimal nefron, lengkung Henle (loop of Henle), tubulus distal dan tubulus pengumpul.

Sedangkan Air, glukosa, asam amino, natrium, dan nutrisi lainnya akan diserap kembali menuhu aliran darah kapiler yang mengelilingi tubulus. Air akan bergerak melalui proses osmosis yang merupakan pergerakan air, di area yang berkonsentrasi tinggi ke konsentrasi yang lebih rendah. Hasil dari proses pembentukan urine tersebut, adalah urine sekunder.

Biasanya seluruh glukosa akan diserap kembali. Tetapi pada orang yang menderita penyakit diabetes, maka kelebihan glukosa tetap bertahan di dalam filtrat. Natrium dan ion pun akan diserap kembali dengan cara yang tidak lengkap. Dengan proporsi yang lebih besar, yang tersisa di dalam filtrat ketika lebih banyak dikonsumsi di dalam makanan. Dan menghasilkan konsentrasi darah yang lebih tinggi. Hormon yang mengatur proses transport aktif yang di mana ion seperti natrium dan fosfor, akan diserap kembali.

Baca Juga :   Fungsi Korteks Serebral : Pengertian dan Bagian Keriput Otak Yang Memiliki Peran Penting

Sekresi Atau Augmentasi

Sekresi merupakan tahap akhir dari proses pembentukan urine, yaitu pada saat urine akhirnya dibuang. Beberapa zat akan mengalir langsung dari darah ke sekitar darah yang ada di sekitar tubulus distal dan tubulus pengumpul ke tubulus tersebut.

Sekresi alias pembuangan ion hidrogen melalui proses ini, merupakan bagian dari mekanisme tubuh dalam menjaga pH yang tepat. Atau keseimbangan asam dan basa yang ada di dalam tubuh. Ion kalium, ion kalsium, dan amonia juga akan dibuang di tahap ini, seperti beberapa obat. Agar komposisi kimia darah menjadi tetap seimbang dan juga normal.

Prosesnya akan terjadi dengan meningkatkan pembuangan zat seperti kalsium dan kalium pada saat konsentrasi tinggi, dan dengan cara meningkatkan reabsorpsi serta mengurangsi sekresi pada saat tingkatnya rendah.

Urine yang dibuat pada proses ini akan mengalir ke bagian tengah ginjal yang disebut dengan pelvis ginjal, lalu akan terus mengalir ke bagian ureter lalu tersimpan di dalam kandung kemih. Dari kandung kemih ini kemudian urine akan mengalir ke uretra, dan akan dibuang keluar pada saat buang air kecil.

Demikian penjelasan lengkap mengenai proses pembentukan urine pada manusia. Semoga bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan anda.

Baca Juga :