Diagram Batang : Pengertian, Tujuan Dan Cara Membacanya Lengkap

Posted on
5 (100%) 1 vote[s]

Menyelesaikan Soal Diagram Batang Dan Penjelasannya Secara Lengkap

Diagram Batang – Diagram batang adalah jenis diagram yang menunjukkan bilangan atau kuantitas, yang berbentuk persegi panjang atau persegi. Secara umum diagram batang akan menggambarkan beberapa nilai dari suatu objek penelitian pada kurun waktu tertentu. Diagram batang juga menunjukkan batang dengan bentuk tegak, mendatar, dan sama lebarnya dengan beberapa batang yang terpisah.

Pengertian lainnya dari diagram batang adalah jenis diagram yang menyajikan sebuah data, yang berbentuk persegi panjang tegak atau persegi panjang yang mendatar. Pada umumnya diagram batang digunakan untuk menggambarkan perkembangan nilai, dari suatu objek penelitian pada kurun waktu tertentu. Diagram batang juga menunjukkan beberapa keterangan dengan batang yang tegak, atau mendatar dan sama lebarnya dengan batang yang terpisah.

Diagram batang juga merupakan sajian data. Yang dimana tinggi dan atau panjang batang yang digunakan, adalah untuk menunjukkan kuantitas atau banyaknya dari masing-masing elemen tersebut.

Diagram batang dibuat dengan sumbu X dan Y, yang dimana sumbu X digunakan untuk meletakan elemen sedangkan sumbu Y digunakan untuk menempatkan kuantitas di masing-masing elemen. Atau diagram batang vertikal. Sebaliknya sumbu Y akan digunakan untuk meletakkan elemen, dan sumbu X digunakan untuk menempatkan kuantitas di masing-masing elemen atau pada diagram batang horizontal.

Tujuan Membuat Diagram Batang

Adalah untuk memudahkan setiap pembaca, dalam melihat data yang ditampilkan dengan bentuk yang sederhana. Atau bisa juga digunakan untuk menggambarkan perkembangan nilai, pada suatu objek penelitian pada kurun waktu tertentu.

Baca Juga :   Rumus Persentil, Kuartil dan Desil Beserta Contoh Soalnya Lengkap

Cara Membaca Diagram Batang

Lihat pada satu elemen lalu amati berapa tinggi batang yang menunjukkan kuantitasnya. Kemudian nilai besaran kuantitas itu akan ditunjukkan oleh angka yang tertulis pada garis sumbu yang bersebarang dengan garis sumbu yang menunjukkan elemen. Contohnya :

Pada diagram batang di atas bisa dengan mudah diketahui bahwa jumlah atau kuantitas elemen A sejumlah atau sebanyak 30.

Itu adalah jenis diagram vertikal, sedangkan untuk diagram horizontal gambarnya seperti berikut ini :

Diagram batang tersebut diartikan sebagai jumlah komponen B yang jumlahnya 4.

Cara Membuat Diagram Batang

Buatlah sumbu X dan Y dengan pojok kiri bawah yang merupakan titik nol. Lalu :

  • Letakkan daftar elemen di sumbu X dan juga letakkan nilai frekuensi di sumbu Y dengan diagram batang dan letak diagram vertikal. Atau bisa juga sebaliknya.
  • Letakkan daftar elemen pada sumbu Y, lalu letakkan nilai frekuensi di sumbu X dengan diagram batang dan letak batang horizontal.

Contoh Soal

Data pengunjung obyek wisata dinyatakan pada sebuah diagram batang sebagai berikut:

Jika data pengunjung obyek wisata pada diagram batang itu diubah kedalam sebuah data Tabel, akan seperti ini :

Demikian pembahasan mengenai diagramm batang. Semoga dapat dipahami dan menambah wawasan anda.

Baca Juga :