Pengertian Dan Kegunaan Gliserin Lengkap

Posted on
5 (100%) 1 vote[s]

Pengertian Dan Kegunaan Gliserin Lengkap

Gliserin – Gliserin adalah cairan yang berwarna bening yang seringkali digunakan untuk pembuatan makanan, obat-obatan, sabun dan lain sebagainya. Gliserin adalah cairan yang kental dan cenderung tidak berwarna atau bening, dan memiliki rasa yang manis. Gliserin memiliki titik didih yang tinggi dan dapat membeku dalam bentuk pasta. Gliserin yang paling banyak digunakan, terdapat dalam bahan pembuatan sabun atau produk kecantikan lainnya misalnya lotion. Gliserin juga bisa digunakan untuk membuat dinamit, yang berbentuk nitrogliserin.

Cairan yang satu ini sangat terkenal di dunia produk kecantikan. Karena termasuk jenis humektan, yang menyerap air dari lingkungan. Sehingga gliserin bisa membantu menyegel kelembapan. Bukan hanya itu, gliserin juga digunakan dalam proses pembuatan sabun. Banyak sekali produsen sabun yang menggunakan gliserin, sebagai salah satu bahan pembuatannya. Atau menggunakan ekstrak gliserin dalam proses pembuatan sabun, yang digunakan untuk produk sabun yang harganya lebih mahal. Pada setiap sabun biasanya ditambahkan gliserin, untuk menghasilkan kualitas sabun yang baik dan dengan jenis pelembab yang berkualitas bagus. Termasuk dalam meningkatkan kualitas pada pembersihan sabun tersebut.

Gliserin bisa dilarutkan dengan mudah menjadi alkohol dan air, namun tidak akan berubah menjadi minyak. Senyawa kimia yang murni disebut dengan gliserol, yang menunjukkan bahwa itu adalah alkohol.

Gliserin juga mudah menyerap air dari udara yang ada di sekitarnya. Artinya gliserin ini memiliki sifat higroskopis. Bila gliserin dibiarkan di tempat terbuka, maka gliserin akan menyerap air dari udara di sekitarnya yang membuat cairan itu akhirnya mengandung air sekitar 20%. Bila gliserin ditempatkan di lidah maka lidah anda akan mengalami dehidrasi. Saat suatu produk kecantikan mengandung senyawa gliserin digunakan pada kulit sebagai pelembab, maka gliserin bisa membantu menjaga kelembapan kulit wajah tersebut.

Baca Juga :   Destilasi : Pengertian, Proses, Penerapan dan Penggunaannya Lengkap

Bahan dasar dari pembuatan gliserin ini dapat berubah dari waktu ke waktu. Misalnya di tahun 1889 gliserin bisa didapatkan dari pengrajin lilin. Saat itu lilin dibuat dari lemak hewan, yang fungsinya adalah untuk bahan dasar pembuatan gliserin. Proses ekstraksinya pun cukup rumit, dengan beberapa cara yang bisa dilakukan. Cara yang paling mudah adalah dengan mencampurkan lemak dengan larutan alkali. Saat kedua bahan tersebut dicampur, sabun bisa terbentuk dan gliserin juga akan terbentuk.

Kegunaan Gliserin

Pada Makanan dan Minuman

  • Berfungsi sebagai humektan, pelarut dan juga pemanis, yang bisa membantu dalam mengawetkan makanan.
  • Bisa dijadikan bahan pengemulsi makanan.
  • Bisa digunakan untuk pembuatan eser poligliserol, yang masuk ke dalam shortening dan margarin.
  • Bisa digunakan sebagai filter yang rendah lemak di dalam suatu produk makanan, seperti cookie atau rokok.
  • Sebagai pelarut untuk rasa seperti misalnya vanili dan juga pewarna untuk makanan.
  • Pelunakan dalam permen, kue, dan penutup daging serta keju.

Pada Kosmetik

  • Untuk mengatasi masalah pada kulit kering seperti eksim dan prosiasis.
  • Untuk pembersih muka yang mampu mencegah dan mengurangi jerawat di wajah.
  • Untuk mengobati masalah pada bibir kering dan pecah-pecah.
  • Untuk memperlambat penuaan pada kulit dan mengurangi garis halus dan kerutan yang muncul di wajah.
  • Sebagai pelembab wajah dan lain sebagainya.

Pada Poliester Poliol

  • Merupakan bahan baku utama dalam pembuatan poliol pada busa yang fleksibel, dan pada tingkat yang lebih rendah untuk busa poliuretan yang kaku.
  • Dapat digunakan di dalam lapisan permukaan dan juga cat.
  • Dapat digunakan untuk pelembut dan plasticizer , yang fungsinya untuk memberi fleksibilitas, kelenturan dan ketangguhan.
  • Dapat digunakan pada penutup makanan termasuk daging, penutup kolagen (aplikasi medis) dan nonmeat packagin.
  • Gliserin merupakan inisiator yang dapat ditambahkan pada propilena oksida atau etilena oksida.
  • Untuk alkid resin dan plastik.
Baca Juga :   Pengertian Bejana Berhubungan Serta Fungsi dan Rumus Serta Contohnya Lengkap

Pada kosmetik dan obat-obatan

  • Sebagai pelembut pada sabun.
  • Sebagai pemanis yang terdapat pada pasta gigi.
  • Sebagai campuran pada obat batuk.
  • Sebagai campuran sampo.

Lain-Lainnya

  • Terdapat pada industri kertas sebagai zat pelembab, plasticizer dan pelumas.
  • Humektan untuk makanan hewan peliharaan yang dapat menjaga kelembapan dan meningkatkan palatbilitas.
  • Dapat digunakan sebagai pelumas dan sebagai ukuran pada pelunakan benang dan kain.
  • Sebagai aplikasi paten yang telah diajukan untuk pelunak deterjen, dan surfaktan yang berdasarkan pada gliserin. Yaitu alkil gliseril eter dan bukan senyawa  amonium kuaterner.

Demikianlah penjelasan mengenai gliserin, yang memiliki banyak manfaatnya untuk kehidupan sehari-hari. Semoga dapat dipahami dan memberi manfaat.

Baca Juga :