Badan Usaha Menurut Para Ahli : Pengertian, Jenis dan Fungsinya Lengkap

Posted on
5 (100%) 1 vote[s]

Pengertian, Jenis, Fungsi Badan Usaha Menurut Para Ahli

Fungsi Badan Usaha – Badan usaha untuk mencapai tujuannya, perlu menentu kan fungsi-fungsi yang akan memperlancar kegiatan usaha. Fungsi-fungsi badan usaha antara lain fungsi produksi, fungsi pembelanjaan, fungsi personalia, fungsi administrasi, dan fungsi pemasaran.

Fungsi produksi

Fungsi ini menetapkan barang dan jasa apa, bagaimana cara menghasilkan, dan bagaimana pekerja dibagi dan ditempatkan pada pekerjaan produksi agar sesuai dengan tujuan dan keinginan badan usaha.

Jadi, fungsi produksi ini berusaha mempertahankan kelangsungan produksi dan memikirkan bagaimana pekerjaan itu dapat dilaksanakan dengan cara yang cepat, aman, dan murah, dalam arti bahwa produksi dapat diselesaikan pada waktunya dan dengan biaya yang seekonomis mungkin.

Fungsi pembelanjaan

Fungsi ini berhubungan dengan masalah keuangan perusahaan. Baik segi likuiditas, soliditas, maupun solvabilitas badan usaha. Di samping itu, fungsi ini juga mengatur keuangan perusahaan baik ke luar maupun ke dalam.

Fungsi pemasaran

Fungsi ini berhubungan dengan masalah marketing product, yaitu bagaimana cara memperoleh barang, apakah barang dibeli dengan tunai atau kredit, mana yang paling menguntungkan, bagaimana penyimpanan barang yang sudah dihasilkan agar terjamin, serta berhubungan dengan masalah penjualan hasil.

Penjualan sebagai ujung tombak usaha untuk memperoleh pendapatan/ penerimaan, maka bagian penjualan sebaiknya lebih aktif untuk memperkenalkan dan memasarkan barang.

Fungsi personalia

Furigsi ini mengurus faktor produksi tenaga kerja dengan segala macam permasalahannya, agar mereka secara serentak dapat digerakkan ke arah tercapainya tujuan badan usaha.

Baca Juga :   Desentralisasi : Pengertian, Tujuan, Ciri dan Dampaknya Lengkap

Fungsi personalia fru menyangkut masalah penerimaan tenaga kerja, pendidikan dan seleksi, upah/ jaminan sosial, penyelidikan terhadap metode kerja, penempatan tenaga kerja, dan promosi.

Jadi, berdasarkan fungsi ini pengusaha berusaha agar para tenaga kerja yang ada senang bekerja di tempat kerja itu, berprestasi tinggi, loyal, dan mempunyai rasa kebanggaan bekerja di perusahaan itu.

Fungsi administrasi

Fungsi ini melaksanakan pencatatan terhadap segala hal yang berhubungan dengan kegiatan badan usaha, sehingga dan catatan-catatan yang dibuatnya itu, setiap saat dapat diketahui segala hak dan kewajiban badan usaha.

Pada suatu badan usaha yang besar, kegiatan administrasi itu dilaksanakan pada bagian tata usaha, bagian keuangan, bagian kepegawaian/personalia, bagian perlengkapan, bagian perencanaan, bagian pabrik/bengkel, bagian statistik, bagian penjualan, bagian gudang, bagian pengawasan, dan lain-lain.

Biasanya badan usaha yang ingin maju dan memenangkan persaingan serta menaikkan prestise, mengadakan penggabungan beberapa badan usaha. Penggabungan badan usaha diistilahkan dengan konsentrasi badan usaha.

Konsentrasi badan usaha

Adalah penggabungan badan usaha dengan tujuan mengatasi persaingan yang dapat merugikan badan usaha tersebut serta memperkuat kedudukan. Konsentrasi badan usaha mi dapat berupa konsentrasi  vertikal, yaitu konsentrasi badan usaha hilir sampai hulu.

Misalnya, perusahaan perkebunan kapas bergabung dengan  perusahaan kain, benang, perusahaan tekstil, dan perusahaan  garmen. Dapat pula berbentuk konsentrasi horizontal, yaitu  konsentrasi yang menghasilkan barang yang sejenis. Misalnya,  konsentrasi dan para perusahaan sepatu.  Jenis-jenis konsentrasi badan usaha sebagai berikut.

  • Trust adalah penggabungan (fusi) dan beberapa perusahaan yang melebur menjadi satu baik modal maupun badan Trust horizontal merupakan gabungan  beberapa perusahaan kecil sehingga menjadi besar. Trust  vertikal merupakan gabungan dan industri hulu sampai  industri hilir. Trust paralel merupakan gabungan dan  beberapa perusahaan yang sejenis menjadi satu.
  • Kartel adalah kerjasama antara beberapa perusahaan sejenis, masing-masing tetap memakai nama perusahaannya sendiri.
  • Holding company adalah gabungan dan perusahaan kecil karena dimiliki oleh lebih seperdua sahamnya oleh  perusahaan besar.
  • Concern adalah gabungan dan badan atau perusahaan untuk sementara waktu dengan mengadakan persetujuan dan beberapa perusahaan, di mana flap anggota (perusahaan) masih berdiri.
Baca Juga :   Komunikasi : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Jenis Dan Komponennya Lengkap

Baca Juga :