Pelayanan (Customer Service) : Pengertian, Fungsi dan Tujuannya Lengkap

Posted on
5 (100%) 1 vote[s]

Pengertian, Fungsi dan Tujuan Pelayanan Pelanggan

ini adalah artikel yang bisa Anda pelajari di artikel kali ini. Kata “Pelayanan” yang terdiri dari beberapa bagian dalam bahasa Indonesia akan mengalami pergerseran arti. Ini pasti, dari kata benda “pelayan” yang berarti “orang yang melayani” perubahan ke kata kerja “melayani” yang disebut pekerjaan dan berubah lagi menjadi “layanan”.

Pengertian Pelayanan
Pengertian Pelayanan

Lalu, apa Pengertian Pelayanan? Kadang-kadang kata yang satu ini sering salah pengertian. Bagian asli katanya, kita bisa dapat memberikan pemahaman tentang apa yang bisa dilakukan untuk memberikan kemudahan kepada orang lain atau pengguna jasa. Pengertian yang lebih mudah untuk kita Pelajari adalah aktivitas yang dilakukan oleh seseorang atau orang lain untuk memenuhi kebutuhan orang lain. Lalu, kira-kira, apa yang dikatakan ahli ini?

Pengertian Layanan Menurut Para Ahli di Bidangnya

Untuk memajukan makna layanan kata, Anda perlu mendengarkan beberapa ahli dari kata ini. Seorang ahli bernama Fred Luthans dalam bukunya yang berjudul Moenir memberikan definisi layanan bagi peminjam yang berbeda dari yang lain.

Moenir (1992: 16)

Dalam bukunya yaitu manajemen pelayanan publik di Indonesia, yang mengatakan bahwa layanan adalah proses untuk memenuhi kebutuhan orang lain secara langsung.

Loina (2001: 138)

Dalam bukunya yang berjudul hubungan masyarakat membina hubungan baik dengan masyarakat. Yang berpikir adalah layanan yang dibangun secara menyeluruh dari perusahaan, baik melalui media berita, menciptakan budaya internal, atau berkomunikasi dengan pejabat pemerintah yang mengatur publik yang bersangkutan.

Baca Juga :   Frasa Adjektiva : Pengertian dan Contohnya Lengkap

Suparlan (2000: 35)

Memberikan bantuan atau layanan bantuan kepada orang lain, baik dengan menggunakan materi atau non-materi sehingga orang dapat mengatasi orang itu sendiri.

Kotler (2003: 464)

Dia menyebutkan bahwa layanan (Layanan) tidak dapat dilakukan atau seseorang yang dapat memberikannya kepada orang lain. Layanan atau yang lebih dikenal dengan layanan dapat diklasifikasikan menjadi dua, yaitu.

  • High contact service adalah layanan dari konsumen dan juga layanan kepada pelanggan.
  • Low contact service adalah layanan pelanggan di tempat lain. Physical contact dengan konsumen yang dilakukan dengan sebuah penyedia jasa yang termasuk dalam klasifikasi layanan konsumen hanyalah terjadi di front desk yang termasuk ke dalam klasifikasi low contact service. Misalkan itu adalah lembaga keuangan.

Menurut Kotler, setiap aktivitas dan juga tindakan yang dilakukan oleh satu pihak ke pihak lain selalu berlaku untuk hal-hal yang tidak berwujud tanpa bentuk apa pun. Semua proses produksi dapat mengeluarkan satu produk fisik. Dari penjelasan ini, definisi layanan dapat diartikan sebagai perilaku produsen untuk kebutuhan pelanggan untuk mencapai kepuasan.

Moenir (2005: 47)

Dia menjelaskan bahwa layanan itu adalah proses untuk memenuhi kebutuhan orang lain secara langsung.

Fungsi dan Tujuan Layanan

Dengan memberikan layanan berkualitas kepada konsumen, lebih baik memberikan kepuasan maksimal, karena dalam hal ini harus dilakukan sesuai fungsi layanan.

Tujuan umum dari menyediakan layanan berkualitas baik adalah agar konsumen merasa puas dan akan memiliki dampak positif pada perusahaan.