Respirasi atau Pernapasan : Pengertian, Definisi dan Strukturnya Lengkap

Posted on
5 (100%) 1 vote[s]

Pengertian, Definisi dan Struktur Respirasi atau Pernapasan

Respirasi – Pada umumnya udara yang masuk dan menetap di dalam sistem pernapasan dan kemudian masuk ke dalam pernapasan otot. Sehingga trakea bisa melakukan penyaringan, penghangatan dan juga melembabkan udara yang masuk tersebut. dan juga melindungi bagian organ yang lembut. Penghisapan ini disebut dengan inspirasi, sedangkan menghembuskan disebut dengan ekspirasi.

Definisi Respirasi

Berikut ini ada beberapa definisi atau pengertian dari respirasi, diantaranya yaitu :

  1. Respirasi merupakan proses pertukaran gas, antara oksigen yang dibutuhkan oleh tubuh untuk metabolisme sel, dengan karbondioksida yang dihasilkan oleh metabolisme yang dikeluarkan dari tubuh melalui paru-paru.
  2. Pernapasan atau respirasi adalah proses menghirup udara dari luar yang mengandung oksigen ke dalam tubuh, dan menghembuskan udara yang banyak mengandung karbondioksida sebagai sisa dari oksidasi yang keluar dari tubuh. Sisa respirasi ini berperan untuk menukar udara ke bagian permukaan, di dalam paru-paru.
  3. Respirasi di dalam biologi merupakan proses mobilisasi energi yang dilakukan oleh jasad hidup, melalui pemecahan senyawa yang berenergi tinggi atau SET. Yang digunakan untuk menjalankan fungsi hidup. Pengertian respirasi di dalam kegiatan sehari-hari ini sama halnya dengan pernapasan. Istilah respirasi ini meliputi beberapa proses yang tidak tercakup pada istilah pernapasan saja. Karena respirasi juga terjadi pada semua tingkatan dalam organisme hidup, yang dimulai dengan individu sampai satuan yang paling kecil. Jika pernapasan biasanya diasosiasikan dengan menggunakan oksigen sebagai senyawa pemecah, maka respirasi tidak selalu melibatkan oksigen saja.
  4. Pada dasarnya respirasi merupakan proses oksidasi yang dialami oleh SET, sebagai unit penyimpanan energi kimia yang ada pada organisme hidup. SET ini menyerupai molekul gula atau asam lemak, yang bisa dipecah dengan bantuan enzim dan molekul-molekul sederhana. Karena proses tersebut merupakan reaksi eksoterm atau melepaskan energi, energi yang ditangkap dan dilepas oleh ADP atau NADP kemudian akan membentuk ATP atau NADPH. Berbagai reaksi biokimia endotermik atau membutuhkan energi, dipasok dengan kebutuhan energinya yang berasal dari kelompok senyawa yang terakhir.
Baca Juga :   Sumsum Tulang Belakang (Medula Spinalis) : Fungsi dan Strukturnya Lengkap

Struktur Sistem Respirasi

  1. Saluran napas di bagian atas. Di bagian udara ini yang masuk ke dalam tubuh akan dihangatkan, disaring, dan juga dilembabkan.
  2. Saluran napas di bagian bawah. Bagian ini akan menghantarkan udara yang masuk ke saluran bagian atas yang menuju ke alveoli.
  3. Paru. Terdiri dari alveoli, dan terjadi pertukaran gas diantara O2 dan CO2 dengan sirkulasi paru. Pembuluh darah arteri menuju ke paru, sementara pembuluh darah vena akan meninggalkan paru.
  4. Rongga pleura. Terbentuk dari dua selaput serosa, yang meliputi dinding di dalam rongga dada yang disebut dengan  pleura parietalis, serta yang meliputi paru atau pleura viseralis.
  5. Rongga dan dinding dada. Merupakan pompa muskuloskeletal yang tugasnya adalah mengatur pertukaran gas yang ada di dalam proses respirasi.

Demikian pembahasan mengenai respirasi, pengertian dan strukturnya lengkap. Semoga dapat dipahami dan menambah wawasan.

Baca Juga :