Reklamasi : Pengertian, Tujuan, Manfaat, Dampak, Metode Dan Contohnya Lengkap

Posted on
5 (100%) 1 vote[s]

Pengertian Reklamasi, Tujuan, Manfaat, Dampak, Metode dan Contohnya

Reklamasi Adalah – Reklamasi merupakan suatu proses pembuatan daratan baru, yang berasal dari dasar laut atau sungai. Yang dilakukan oleh manusia untuk menambah luas pada daratan. Biasanya reklamasi ini dilakukan pada saat suatu wilayah tertentu, mengalami erosi yang cukup parah. Sehingga harus dilakukan sebuah upaya untuk memperbaikinya. Karena lahan itu dianggap yang paling penting oleh negara.

Pengertian reklamasi secara etimologi berasal dari bahasa Inggris, yaitu reclaim atau reclamation. Yang artinya adalah memperbaharui. Ada beberapa wilayah yang mengalami reklamasi di Indonesia, yaitu reklamasi pantai di Jakarta Utara.

Pengertian Reklamasi Menurut Para Ahli

  1. Pengertian reklamasi menurut Wisnu Suharto adalah suatu upaya dalam hal pemanfaatan kawasan atau lahan, yang relatif tak berguna atau masih kosong dan juga berair. Menjadi sebuah lahan yang lebih berguna dengan cara mengeringkannya. Reklamasi merupakan cara untuk mengubah suatu wilayah perairan pantai untuk menjadi daratan, dengan cara mengubah permukaan tanah yang rendah dengan genangan air yang lebih tinggi.
  2. Pengertian reklamasi menurut Save M Dagun adalah sebuah upaya dalam pemanfaatan lahan yang sudah tidak ekonomis, yang dilakukan untuk segala kepentingan. Baik di pemukiman, pertanian, industri, rekreasi dan lain sebagainya. Reklamasi ini meliputi banyak hal, diantaranya yaitu pengawetan tanah, pengawetan sumber air, pembebasan tanah tandus, drainase daerah rawa atau lembah, dan proyek pasang surut.
  3. Pengertian reklamasi menurut Undang-Undang Republik Indonesia adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan manfaat, pada sumber daya lahan yang ditinjau dari sudut lingkungan dan juga sosial ekonomi. Yang dilakukan dengan cara pengurugan, pengeringan lahan atau drainase.
  4. Pengertian reklamasi menurut ensiklopedi adalah suatu proses untuk memperbaiki suatu wilayah, yang sudah tak berguna menjadi daerah yang bisa dimanfaatkan untuk beragam keperluan manusia. misalnya untuk sarana dan prasarana baru seperti misalnya pelabuhan, bandara, kawasan perindustrian, pemukiman, sarana sosial, rekreasi dan sebagainya.
Baca Juga :   Globalisasi : Pengertian dan Dampaknya Beserta Contohnya Lengkap

Tujuan Reklamasi

Tujuan dari reklamasi ini adalah untuk mengubah suatu wilayah daratan rendah yang baerair, atau yang belum dimanfaatkan menjadi sebuah wilayah yang bermanfaat. Yang digunakan untuk kegiatan ekonomi, dan tujuan strategi lainnya. Pada umumnya reklamasi dimanfaatkan untuk wilayah pemukiman, kegiatan bisnis, industri, pelabuhan udara, pertanian, jalur transportasi alternatif, dan lain-lain.

Tujuan reklamasi menurut Max Wagiu adalah :

  1. Supaya tanah yang sudah hilang akibat ombak laut dapat dikembalikan seperti semula.
  2. Supaya terbentuk lapisan tanah yang baru yang berada di kawasan pantai, yang nantinya akan digunakan untuk bangunan sebagai benteng yang melindungi garis pantai.

Menurut beberapa sumber reklamasi adalah salah satu cara untuk mengatasi masalah pada laju pertumbuhan manusia yang tinggi. Tetapi mengalami keterbatasan pada lahannya. Pemekaran kota dari daratan yang sudah tidak memungkinkan, membuat manusia menciptakan suatu daratan yang baru di wilayah yang berair.

Manfaat Reklamasi

  1. Bagi suatu kota dan negara yang memiliki tingkat kependudukan yang tinggi, reklamasi menjadi suatu solusi atas keterbatasan lahan untuk membuat pemukiman yang baru.
  2. Memberdayakan kawasan yang berair yang sudah rusak, menjadi wilayah yang bermanfaat untuk segala keperluan. Contohnya pemukiman, pertanian, industri, objek wisata, dan lain-lain..
  3. Mencegah erosi keberlanjutan yang ada di wilayan reklamasi dengan cara membangun kontruksi pengaman, yang bisa memecah ombak laut.
  4. Mencegah terjadinya banjir yang terjadi di wilayah pemukiman, yang ketinggiannya di bawah permukaan laut.
  5. Memperbaiki daerah pesisir pantai menjadi wilayah yang lebih bermanfaat untuk masyarakat, dan lebih baik.
  6. Membantu memperbaiki tata kota yang dimana wilaya reklamasinya dapat menjadi tempat rekreasi yang menarik.

Dampak Reklamasi Pantai

1. Dampak Positif

Dampak positif dari dibuatnya reklamasi pantai adalah dengan terciptanya lahan yang baru bagi kota atau negara. Yang digunakan untuk keperluan pemekaran kota, tata daerah pantai, pengembangan wisata, dan lainnya. Bila dilihat dari segi ekonomi, maka reklamasi ini akan membantu meningkatkan kualitas dan nilai ekonomi yang ada di masyarakat. Yang berada di sekitar pesisir pantai. Yang juga bisa menambah lapangan kerja dan menambah lahan yang produktif.

Baca Juga :   Ciri-Ciri Profesi : Pengertian Menurut Para Ahli, Syarat, Contoh, Dan Karakteristiknya Lengkap

Bila dari segi lingkungan, dampak positif dari reklamasi adalah bisa mencegah terjadinya erosi yang berkelanjutan yang membantu meningkatkan habitat di sebuah perairan.

2. Dampak Negatif

  • Terjadinya perubahan pada hidro-oseanografi
  • Memiliki potensi terjadinya akibat sedimentasi
  • Meningkatnya air pantai yang keruh
  • Terjadinya pencemaran di laut
  • Berpotensi banjir dan genangan yang terjadi di wilayah pesisir
  • Rusaknya habitat dan ekosistem di laut
  • Akses dari masyarakat ke pantai menjadi lebih terbatas
  • Berpotensi terjadinya pencemaran udara

Metode Reklamasi

1. Sistem Polder

Reklamasi dengan menggunakan sistem polder adalah dengan cara membuang air yang ada di area reklamasi, dengan menggunakan pompa air. Pelaksana reklamasi akan membangun tanggul terlebih dahulu. Yang tentunya kedap air, supaya air yang dipompa tidak kembali ke wilayah reklamasi.

Lahan polder dibagi menjadi beberapa petak dengan parit untuk mengalirkan air ke parit utama. Air yang ada di dalam parit utama, akan dipompa ke arah laut. Metode reklamasi yang satu ini biasanya menggunakan backhole dredger dan cutter suction dredger.

2. Sistem Timbunan

Proses reklamasi yang dilakukan dengan menggunakan sistem timbunan, dilakukan dengan cara menimbun area perairan pantai dengan tanah. Sampai ke permukaan lahan di atas permukaan air. Pelaksanaannya dilakukan dengan dua cara, yaitu :

  • Hydraulic-fill. Caranya yaitu dengan membuat tanggul dahulu sebelum mulai pengurugan.
  • Blanket-fill. Proses pengurugan tanah yang dilakukan terlebih dahulu, kemudian dibuat tanggul di dalam galian tepi.

3. Sistem Kombinasi Polder Dan Timbunan

Pelaksanaan reklamasi dengan menggunakan sistem kombinasi polder dan timbunan, yang dilaksanakan dengan cara memompa air dan penimbunan lahan. Setelah melakukan proses pembuangan air dari lahan, lalu akan dilakukan pengurugan tanah sampai mencapai ketinggian yang diinginkan. Sampai permukaan air laut dan area reklamasi tingginya hampir tidak bisa dibedakan.

Baca Juga :   8 Pengertian dari Konversi Satuan Panjang Lengkap

4. Sistem Drainase

Pelaksanaan reklamasi dengan menggunakan sistem drainase biasanya dilakukan di daerah pesisir yang datar dan relatif rendah, dari wilayah yang ada di sekitarnya. Namun pada evaluasi permukaan tanahnya, masih lebih tinggi dari evaluasi permukaan laut.

Contoh Reklamasi Yang Ada Di Indonesia

Beberapa wilayah di Indonesia yang telah atau sedang dilakukan reklamasi diantaranya sebagai berikut :

  1. Reklamasi Pantai Utara Jakarta
  2. Reklamasi Teluk Benoa Bali
  3. Reklamasi Panati Losari Makasar
  4. Reklamasi Pelabuhan Balik Papan
  5. Reklamasi Dermaga Logistik Balik Papan
  6. Reklamasi Teluk Palu Sulawesi Tengah
  7. Reklamasi Pulau Nipa Kepulauan Riau

Itulah penjelasan mengenai pengertian reklamasi yang dilengkapi dengan tujuan, manfaat, dampak, metode dan contoh reklamasi di Indonesia. Semoga memberi manfaat.

Baca Juga :