Sentralisasi : Pengertian, Tujuan, Ciri-Ciri, Dan Dampaknya Lengkap

Posted on
5 (100%) 1 vote[s]

Sentralisasi : Pengertian, Tujuan, Ciri-Ciri, Dan Dampaknya Lengkap

Sentralisasi – Sentralisasi merupakan sebuah sistem manajemen yang memusatkan seluruh wewenang, dengan sejumlah kecil manajer atau yang berada di dalam posisi puncak pada sebuah struktur organisasi kepada satu manajer yang umum.

Sedangkan di dalam bidang pemerintahan pengertian sentralisasi ini adalah sistem pemerintahan yang dimana segala kekuasaan dan wewenangnya, dipegang oleh pemerintah pusat. Yang di dalam hal ini yaitu pemerintah pusat yang dimaksud adalah presiden dan kabinetnya.

Pemerintah pusat memiliki wewenang dalam mengatur urusan rumah tangga pemerintah daerah, baik dalam hal kewenangan administrasi maupun politik. Kewenangan politik yang dimaksud adalah sebuah kewenangan dalam membuat dan juga menetapkan kebijakan, sedangkan kewenangan administrasi adalah kewenangan di dalam melaksanakan kebijakan itu sendiri.

Sistem sentralisasi sudah banyak diterapkan di Indonesia, khususnya di pemerintah lama yaitu orde baru. Namun saat ini sentralisasi hanya diterapkan di beberapa bidang tertentu saja. Seperti misalnya :

  1. Hubungan Internasional
  2. Peradilan
  3. Pertahanan dan Keamanan
  4. Moneter
  5. Pemerintahan Umum

Tujuan Sentralisasi

Dalam penerapannya sentralisasi ini tentu memiliki tujuan, berikut ini beberapa tujuan yang ingin dicapai dalam sentralisasi :

  1. Memudahkan penerapan kebiajakn umum dan juga pelaksanaannya yang ada di setiap daerah.
  2. Mencegah setiap daerah menjadi terlalu mandiri, yang akan berpotensi pada konflik kepentingan atau bisa memisahkan diri.
  3. Memudahkan dan juga mempercepat proses dalam pengambilan keputusan yang secara tak langsung dapat menunjukkan kepemimpinan yang kuat.

Ciri Sentralisasi

Berikut ini karakteristik dan juga ciri-ciri dari sentralisasi :

  1. Terjadinya pemusatan seluruh wewenang di pemerintah pusat.
  2. Segala hal yang berhubungan dengan politik dan administrasi akan ditangani oleh pemerintah pusat.
  3. Proses pengambilan keputusan menjadi lebih mudah dan cepat karena segala sesuatunya ditentukan oleh pemerintah pusat.
  4. Kebijakan umum yang diambil juga lebih mudah diimplementasikan di seluruh daerah.
  5. Terdapat keseragaman di dalam manajemen mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengelolaan, dan evaluasi.
  6. Terdapat kemudahan dalam berkoordinasi karena rantai komando dipegang langsung oleh pemerintah pusat.
Baca Juga :   7 Faktor yang Mempengaruhi Penawaran dan Pengertian serta Contohnya Lengkap

Kelebihan Dan Kekurangan Sentralisasi

Kelebihan Sentralisasi :

  • Mudahnya berkoordinasi karena adanya unity of command.
  • Adanya kemudahan di dalam mengendalikan sebuah sistem manajerial.
  • Terjadinya pemusatan keahlian yang dimana hal itu bisa dimanfaatkan dengan cara yang maksimal, karena adanya pemberian wewenang dari pemimpin.
  • Implementasi suatu kebijakan umum pada setiap keseluruhan yang dapat dilaksanakan dengan mudah.
  • Terciptanya sebuah strategi dan konsep dalam kemajuan organisasi atau pemerintah.
  • Mencegah munculnya daerah yang berusaha independen atau memisahkan diri.

Kekurangan Sentralisasi :

  • Suatu organisasi ataupun pemerintah menjadi sangat tergantung pada daya respon dari sekelompok orang, sehingga respon pada perubahan lingkungan menjadi lebih lambat.
  • Sebagian besar manusia menjadi tidak kreatif dan kurangnya inisiatif karena sudah terbiasa diarahkan.
  • Munculnya pemerintah yang otoriter yang pada akhirnya mengakui hak-hak yang dimiliki oleh pemerintah daerah.
  • Hilangnya kemampuan dalam masyarakat dalam melakukan sebuah inovasi yang dimana hal itu tidak sesuai dengan sistem demokrasi yang terbuka.

Dampak Desentralisasi

Bidang Ekonomi

  • Sentralisasi juga memiliki dampak yang positif di bidang ekonomi, yaitu sebuah perekonomian yang lebih teratur dan lebih terarah karena hanya pemerintah pusatlah yang mengatur sistem perekonomian tersebut.
  • Dampak negatif dari sentralisasi di bidang ekonomi adalah kesulitan dari setiap daerah, dalam berkembang. Karena tidak adanya yang mengatur perekonomian sendiri, sehingga sebagian besar uang yang beredar hanya ada di wilayah pemerintah pusat saja.

Bidang Politik

  • Dampak positif sentralisasi di bidang politik adalah kemudahan dari pemerintah daerah dalam mengambil keputusan, karena keputusan kebijakan dilakukan oleh pemerintah pusat.
  • Dampak negatifnya adalah pemerintah daerah yang terus bergantung pada keputusan kebijakan dari pemerintah pusat. Yang kemudian prosesnya pun menjadi lebih lambat.

Bidang Sosial Budaya

Baca Juga :   10 Mata Pencaharian Penduduk Indonesia Terlengkap

Di dalam sosial budaya sentralisasi dapat membantu menyatukan perbedaan kebudayaan yang dimiliki Indonesia. Maka setiap daerah bisa menonjolkan kebudayaannya, dengan memperkuat semboyan Bhineka Tunggal Ika.

Dampak negatif sentralisasi di bidang sosial budaya adalah terjadinya dominasi dari pemerintah pusat pada seluruh kegiatan negara. Hal ini akan memudarkan atau menghilangkan eksistensi dari daerah. Yang menjadi tatanan pemerintah lokal dengan keunikannya sendiri, yang akhirnya malah membunuh kreativitas dan inisiatif pada masyarakat daerah.

Bidang Pertahanan Dan Keamanan

  • Dampak positif dari bidang pertahanan dan keamanan adalah terdapat jaminan keamanan dan dapat menekan konflik antar daerah, yang bisa mengganggu stabilitas nasional di negara Indonesia.
  • Dampak negatifnya adalah menonjolnya beragam organisasi kemiliteran, sehingga militer mempunyai hak yang lebih dibandingkan dengan organisasi yang lainnya.

Itulah penjelasan lengkap mengenai sentralisasi, termasuk pada tujuan, ciri dan dampaknya. Semoga membantu.

Baca Juga :