Fisik Atmosfer Bumi : Pengertian dan Sifat Beserta Manfaatnya Bagi Manusia

Posted on
5 (100%) 1 vote[s]

Pengertian dan Sifat Fisik Atmosfer Bumi Beserta Manfaatnya

Sifat Fisik Atmosfer – Salah satu objek geografi adalah atmosfer. Apa atmosfer itu? Di atas permukaan bumi terdapat lapisan udara. Lapisan udara yang menyelubungi bumi itu disebut atmosfer.

Sifat Fisik Atmosfer

Atmosfer tersusun oleh beberapa gas. Atmosfer mempunyai beberapa lapisan udara yang ketebalan dan karakteristiknya berbeda-beda. Beberapa lapisan atmosfer tersebut sebagai berikut.

Troposfer

Lapisan troposfer merupakan lapisan udara yang paling rendah. Lapisan ini di khatulistiwa mempunyai ketebalan berkisar 16 km, di daerah sedang ketebalannya berkisar 11 km, dan di daerah kutub berkisar 8 km. Rata-r ata kedalaman lapisan troposfer adalah 12 km. Pada lapisan ini, peristiwa-peristiwa cuaca, seperti angin, awan, dan hujan terjadi.

Suhu udara di daerah tropis pada ketinggian 0 m di atas permukaan laut berkisar 27°C, sedangkan di bagian atas yang berbatasan dengan tropopause suhunya berkisar —62°C.

Dengan demikian, setiap ada kenaikan tinggi tempat maka suhunya semakin turun. Menurut Teori Braak, setiap naik 100 m maka suhu akan turun 0,61°C.

Stratosfer

Lapisan stratosfer berada di atas tropopause sampai ketinggian berkisar 49 km dan permukaan laut. Pada stratosfer terdapat lapisan isothermal, yaitu pada ketinggian antara 11—20 km dengan suhu udara beragam ± _600C dan lapisan inverse pada ketinggian antara 20—49 km.

Pada lapisan inverse suhu udara semakin ke atas semakin meningkat dan sampai ketinggian 49 km suhu udara mencapai -5°C.

Meningkatnya suhu udara ini disebabkan oleh adanya kandungan gas ozon (03). Di atas stratosfer terdapat lapisan stratopause yang merupakan pembatas antara stratosfer dengan mesosfer.

Baca Juga :   Pengertian Hidrosfer Berdasarkan Asal Katanya "Lengkap"

Mesosfer

Lapisan mesosfer terdapat pada ketinggian antara 49— 85 km di atas permukaan bumi. Pada lapisan ini setiap naik 1.000 m, suhu udara akan turun 2,5°—3°C, sehingga suhu pada lapisan paling atas mencapai —90°C. Lapisan mesosfer dengan lapisan di atasnya dibatasi oleh lapisan mesopause.

Termosfer

Lapisan ini terletak pada ketinggian antara 85—500 km di atas permukaari bumi yang lebih sering disebut dengan lapisan panas (hot layer). Suhu udara di bagian bawah berkisar —90°C, sedangkafl di bagian atas mencapai kurang lebih 1010°C.

Pada lapisan ini terdapat lapisan ionosfer yang terletak antara 85—375 km di atas permukaan bumi. Partikel-partikel ion yang dihasilkan pada lapisan ini berfungsi untuk memantulkan gelombang radio, baik gelombang panjang maupun gelombang pendek.

Eksosfer

Lapisan eksosfer berada di atas 500 km di atas permukaan  bumi. Molekul-molekul pada lapisan ini selalu bergerak dengan kecepatan yang tinggi.

Pengaruh gravitasi bumi terhadap molekul-molekul di sini sangat kecil, sedangkan pengaruh angkasa luar lebih besar sehingga molekul-molekul yang ada sering meninggalkan atmosfer.

Atmosfer mempunyai peranan besar dalam kehidupan yang ada di permukaan bumi. Peranan atmosfer tersebut sebagai berikut.

  • Melindungi bumi dan jatuhnya meteor atau benda angkasa yang lain.
  • Menjaga temperatur udara di permukaan bumi agar tetap bermanfaat untuk kehidupan.
  • Memantulkan gelombang radio.
  • Selain itu, gas-gas yang ada di atmosfer mempunyai peran masing-masing, sebagai berikut.
  • Nitrogen untuk pertumbuhan tanaman.
  • Oksigen untuk pernapasan.
  • Karbondioksida untuk fotosintesis.
  • Neon untuk lampu listrik.
  • Ozon untuk menyerap sebagian radiasi matahari.

Baca Juga :