Surat Kuasa : Ciri-Ciri, Hal Yang Harus Diperhatikan, Jenis, Cara Membuat Dan Contohnya Lengkap

Posted on
5 (100%) 1 vote[s]

Surat Kuasa : Ciri-Ciri, Hal Yang Harus Diperhatikan, Jenis, Cara Membuat Dan Contohnya Lengkap

Surat Kuasa – Apakah anda pernah mendengar tentang surat kuasa? Ketika anda harus melakukan sesuatu atau mengambil suatu hal yang penting, anda bisa mewakilkan diri anda pada orang yang anda percaya untuk mengambil barang tersebut dengan menggunakan surat kuasa.

Surat Kuasa

Ciri-Ciri Surat Kuasa

Biasanya segala hal yang berhubungan dengan administrasi tidak dapat diwakilkan begitu saja oleh orang lain. Tapi jika anda terlalu sibuk untuk mengambil barang/benda tersebut maka anda memerlukan surat kuasa. Anda bisa mewakilkannya pada orang terdekat, saudara atau pegawai anda di kantor.

Sebelum membuat surat kuasa, pastikan bahwa anda kenal dan percaya pada orang yang menjadi wakil anda tersebut. karena memberikan surat kuasa pada orang yang belum dikenal baik memiliki resiko besar.

Biasanya surat kuasa dibuat untuk mengambil beberapa dokumen penting seperti misalnya, ijazah, BPKB, surat tanah, atau dokumen-dokumen penting lainnya. Dan bila anda mewakilkan surat ini pada orang yang belum dikenal baik, maka anda bisa dimanfaatkan. Berdasarkan sifatnya  surat kuasa termasuk jenis surat resmi, yang memiliki kekuatan hukum yang mengikat.

Sebagai sebuah surat yang resmi surat kuasa juga mempunyai ciri yang cukup jelas, dan dapat dibedakan dengan jenis surat yang lainnya. Ada beberapa ciri khusus yang bisa anda temukan dalam surat kuasa, diantaranya yaitu :

Baca Juga :   Tahapan Atau Cara Membuat Makalah Sederhana dan Terlengkap
  1. Terdapat judul surat, seperti : Surat Kuasa.
  2. Menggunakan bahasa yang baku dan mudah dipahami.
  3. Terkait pelimpahan kuasa tertentu kepada pihak terkait.

Bila anda akan membuat surat kuasa pastikan surat tersebut sudah memenuhi ciri surat kuasa tersebut di atas. Sehingga surat tersebut dianggap sah menjadi surat kuasa.

Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Membuat Surat Kuasa

Karena sifat surat kuasa ini juga penting maka ada beberapa hal yang harus anda perhatikan, dalam membuat surat kuasa. Diantaranya yaitu :

1. Pilihlah orang yang anda kenal dengan baik

Surat kuasa berhubungan dengan sesuatu yang penting, dokumen penting atau suatu jenis kegiatan penting. Maka pastikan anda mewakilkan surat kuasa ini hanya kepada orang yang anda kenal baik. Contohnya keluarga, saudara, sahabat dekat dan lain-lain.

Bila anda memberi surat kuasa pada suatu pihak tertentu, maka anda harus mengenal orang itu dengan baik. Untuk meminimalisir resiko dan kemungkinan buruk yang mungkin terjadi.

2. Jangan Hanya Mengandalkan Surat Kuasa

Bila anda menerima surat kuasa atau perwakilan seseorang dalam mengurus sesuatu, maka sebaiknya jangan mengandalkan surat kuasa saja. Karena surat kuasa mempunyai kekuatan hukum yang bisa dipertanggungjawabkan, dan perhatikan juga dokumen lainnya. Misalnya KTP atau surat dari RT/RW terkait.

3. Cantumkan Materai

Supaya memiliki kekuatan hukum maka jangan lupa beri materai. Sertakan materai pada surat kuasa agar sah secara hukum.

Jenis Surat Kuasa

Ada beberapa jenis surat kuasa yang harus anda ketahui, diantaranya yaitu sebagai berikut :

Surat Kuasa Perseorangan

Surat ini dibuat oleh perorangan pada orang lain atau perusahaan, dalam melakukan kegiatan yang menjadi kepentingan pribadi pemberi kuasa. Contohnya pengurusan bayar pajak, pembayaran listrik, pengambilan barang, pengambilan gaji, dan hal-hal lainnya.

Baca Juga :   Poster : Pengertian, Manfaat, Ciri, Syarat, Tujuan dan Sejenisnya Lengkap

Surat Kuasa Kedinasan

Di dalam surat kuasa kedinasan, surat kuasa ini dibuat oleh organisasi yang diberikan kepada seseorang atau suatu pemangku jabatan tertentu. Pemberi kuasa dalam surat kuasa ini bisa organisasi masyarakat, perusahaan swasta, dan instansi pemerintah.

Biasanya surat kuasa yang diberikan ini adalah kekuasaan dalam menjalankan suatu tugas tertentu atas nama seorang pimpinan atau organisasi.

Surat Kuasa Istimewa

Surat ini adalah surat kuasa yang diberikan seseorang atau pihak untuk mewakili pemberi kuasa, dalam masalah yang berhubungan dengan hukum. Surat kuasa ini biasanya dibuat oleh orang yang terlibat dalam masalah hukum, kepada pengacara atau lembaga bantuan hukum supaya bisa menyelesaikan perselisihan yang dialami.

Cara Membuat Surat Kuasa

Setiap jenis surat kuasa memiliki perbedaannya masing-masing, maka perhatikan bagaimana cara membuat surat kuasa yang tepat. Berikut langkah dalam membuat surat kuasa :

1. Surat Kuasa Perseorangan

Diantara jenis surat kuasa lainnya yang termasuk jenis surat kuasa yang paling mudah dibuat adalah surat kuasa perseorangan. Caranya yaitu :

  • Pada judul surat harus tertulis SURAT KUASA PERORANGAN.
  • Beri keterangan data diri yang lengkap seperti mencakup nama, alamat, pekerjaan, nomor handphone. Semakin lengkap data diri Anda akan semakin baik.
  • Keterangan pada data diri penerima kuasa ini diawali dengan kalimat Dengan ini memberi kuasa kepada …
  • Hal apa saja yang bisa diwakili oleh penerima kuasa, harus ditulis dengan jelas.
  • Tanggal dan tanda tangan kedua pihak.
  • Jangan lupa mencantumkan materai.

2. Surat Suara Kedinasan

Dalam membuat surat kuasa kedinasan ada banyak hal yang harus anda perhatikan, seperti :

  • Memiliki Kepala Surat dari instansi, organisasi, atau perusahaan yang memberikan kuasa.
  • Judul surat tertulis Surat Kuasa atau Surat Kuasa Kedinasan.
  • Nomor surat kuasa untuk bukti pengarsipan.
  • Data diri pemberi kuasa, termasuk nama instansi/organisasi/perusahaan dan alamatnya, nama orang yang memberi kuasa beserta NIK dan jabatannya, dan poin-poin lain sesuai dengan kebijakan instansi/organisasi/perusahaan pemberi kuasa.
  • Data diri penerima kuasa.
  • Paragraf yang menjelaskan ruang lingkup atau kegiatan yang bisa dilakukan oleh penerima kuasa.
  • Tempat dan tanggal pembuatan surat kuasa.
  • Masa berlaku surat kuasa untuk meminimalisasi penyalahgunaan wewenang.
  • Tanda tangan kedua belah pihak dengan disertai nama, NIP, dan jabatan.
  • Meterai dan cap instansi.
Baca Juga :   Cara Penulisan Gelar Yang Benar Pada Sarjana, Magister Dan Dilploma Lengkap

3. Surat Kuasa Istimewa

Surat kuasa istimewa cara pembuatannya hampir sama dengan surat kuasa perseorangan. Hanya saja surat kuasa istimewa ini wajib dicantumkan materai. Sedangkan surat kuasa perseorangan tergantung jenis pemberian kuasanya.

Bila surat kuasa istimewa ini diberikan kepada kantor pengacara, maka harus dibuat kop surat atau kepala surat dari kantor pengacara.

Contoh Surat Kuasa 

1. Surat Kuasa Perseorangan

Surat Kuasa

2. Surat Kuasa Pengambilan BPKB Motor

Surat Kuasa

3. Surat Kuasa Pengambilan Ijazah

Surat Kuasa

4. Surat Kuasa Kedinasan

Surat Kuasa

5. Surat Kuasa Istimewa

Surat Kuasa

Itulah penjelasan lengkap mengenai surat kuasa, yang diikuti oleh ciri, jenis, hal yang harus diperhatikan, cara pembuatan serta contohnya lengkap. Semoga dapat dipahami dan dipelajari kembali, serta menambah wawasan anda dalam membuat surat kuasa.

Baca Juga :