Teks Prosedur ( Pengertian, Tujuan, Macam, Ciri, Contoh ) Lengkap

Posted on
5 (100%) 1 vote[s]

Pengertian Teks Prosedur, Tujuan, Macam, Ciri dan Contohnya

Teks Prosedur – Teks merupakan uraian kalimat atau kata yang dibuat dengan suatu tujuan tertentu. Ada beragam jenis teks yang bisa kita pelajari, salah satunya yaitu mengenai teks prosedur. Mungkin masih banyak yang belum paham, apa itu teks prosedur dan apa saja manfaatnya.

Berikut ini kita bahas lebih lanjut mengenai pengertian dari teks prosedur, lengkap dengan tujuan, macam, ciri dan contohnya.

1. Pengertian dari teks prosedur

Teks prosedur merupakan suatu jenis teks yang di dalamnya terdapat langkah atau cara-cara yang harus dilakukan demi tercapainya tujuan tertentu. Tentunya dengan tujuan yang baik, atau mengenai suatu kegiatan yang akan dilaksanakan. Yang dimana penyajian dari teks prosedur itu sendiri, dibuat dengan cara yang berurutan dan rapi.

2. Tujuan dari suatu teks prosedur

Bagaimana dengan tujuannya? Salah satu tujuan dibuatnya teks prosedur yaitu untuk membantu setiap orang yang membaca akan melakukan sesuatu atau kegiatan, untuk memahami langkah dan cara yang tepat yang harus dilakukan. Teks prosedur ini juga bertujuan untuk mendapatkan hasil akhir yang baik dan tepat.

3. Ciri-ciri teks prosedur

Secara umum ada beberapa ciri dari pembuatan teks prosedur ini, yang diantaranya yaitu sebagai berikut :

Baca Juga :   Ciri Pertanyaan Wawancara Yang Baik Dan Lengkap
  1. Biasanya dibuat dengan menggunakan pola kalimat yang berisi atau bernada perintah. Atau kata lainnya yaitu imperatif.
  2. Dapat menggunakan kata kerja yang bersifat aktif.
  3. Dapat menggunakan kata penghubung atau konjungsi, yang kegunaannya yaitu untuk membuat suatu kegiatan menjadi lebih berurutan.
  4. Menggunakan keterangan yang jelas, yang dibuat dengan cara membuat rincian waktu, tempat, dan cara-cara yang tepat tapi juga harus akurat.

4. Macam-macam teks prosedur

Selain ciri dari teks prosedur, ada juga beberapa macam teks prosedur yang dapat digunakan. Diantaranya yaitu :

a. Teks prosedur sederhana

Teks prosedur sederhana adalah jenis teks prosedur yang dibuat hanya dengan beberapa langkah saja. Misalnya prosedur dalam menggunakan setrikaan.

b. Teks prosedur kompleks

Teks prosedur kompleks adalah jenis prosedur yang terdiri dari banyak tahapan, yang dibagi kembali menggunakan sub-sub tahapan agar lebih lengkap. Contohnya yaitu prosedur kompleks mengenai jika seseorang terkena tilang.

c. Teks prosedur protokol

Teks prosedur protokol adalah jenis prosedur yang setiap langkahnya tidak rumit, tapi juga tidak harus ketat pembuatannya. Sehingga isinya lebih mudah dipahami oleh pembaca.

5. Macam-macam kalimat yang terdapat pada teks prosedur

Jenis-jenis kalimat yang biasa terdapat pada teks prosedur diantaranya yaitu :

a. Kalimat imperatif

yang dimana di dalam kalimat tersebut terkandung sebuah perintah. Manfaat dari kalimat imperatif ini adalah untuk meminta atau bahkan melarang setiap orang dalam melakukan sesuatu, misalnya sesuatu yang salah atau memang tidak diperbolehkan.

b. Kalimat deklaratif

merupakan jenis kalimat yang di dalamnya terdapat suatu pernyataan. Fungsi atau kegunaan dari kalimat deklaratif ini adalah agar dapat memberi informasi atau berita mengenai suatu hal.

c. Kalimat interogatif

adalah jenis kalimat yang di dalamnya terdapat pertanyaan. Fungsi dari kalimat interogatif ini adalah, untuk meminta informasi tentang suatu hal tertentu.

Baca Juga :   Teks Eksplanasi : Pengertian, Ciri, Struktur, Kaidah Kebahasaan dan Contohnya Lengkap

6. Contoh teks prosedur

Mari kita bahas lebih lanjut mengenai contoh dari teks prosedur itu sendiri. Diantaranya yaitu, Apa Yang Harus Dilakukan Jika Anda Terkena Tilang :

Seperti yang kita ketahui bahwa di negara ini sekarang sudah banyak orang yang menggunakan kendaraan bermotor. Namun setiap pengendara memiliki aturan tertentu saat menggunakan kendaraan tersebut. misalnya jika seorang pengendara melakukan pelanggaran, maka pihak yang berwajib pun berhal untuk menilang pengendara tersebut. berikut ini adalah hal yang harus dilakukan pengendara, saat terkena tilang. Atau saat diberi surat bukti penilangan. Diantaranya sebagai berikut :

  • Kenali petugas yang memeriksa.
    Sebaiknya anda mengenali nama petugas tersebut dan apa pangkat yang dimilikinya, yang biasanya terdapat pada seragam petugas tersebut. petugas itu berkewajiban dalam menunjukkan tanda pengenalnya. Sehingga anda bisa bertindak jika petugas tersebut melakukan hal-hal yang di luar prosedur yang ada. Jika di perjalanan anda diberhentikan oleh seseorang yang mengaku polisi dan berpakaian preman, sebaiknya tidak usah berhenti.
  • Pahami kesalahan apa yang anda lakukan
    Setelah anda diberhentikan oleh petugas yang berwenang, anda boleh bertanya apa kesalahan yang anda lakukan dalam berkendara. Lengkap dengan terkena pasal berapa, dan berapa jumlah denda yang harus anda bayar. Polisi akan menjelaskan dengan detail pada anda, agar anda tidak mengulangi kesalahan yang sama di kemudian hari. Alasan anda melakukan kesalahan serta jumlah dendanya, tentu harus sesuai dengan aturan hukum yang ada.
  • Memastikan bahwa tuduhan pelanggaran yang ditujukan pada anda memang sudah tepat
    Setelah polisi memberi tahu pelanggaran atau kesalahan apa saja yang anda lakukan saat berkendara, sebaiknya pastikan kembali apakah hal itu sudah tepat. Misalnya polisi tersebut menyebutkan bahwa anda tidak boleh belok ke kiri, karena memang terdapat tanda dilarang belok kiri. Pastikan kembali bahwa tanda tersebut memang ada, bukan hanya karangan saja.
  • Sebaiknya tidak menyerahkan STNK begitu saja
    Pihak berwenang atau polisi tidak berhak menyita atau mengambil STNK kendaraan anda begitu saja. Kecuali jika kendaraan yang anda pakai merupakan hasil tindak kriminal, pelanggaran yang anda lakukan dapat mengakibatkan kematian, pengendara tidak dapat menunjukan SIM dan lain sebagainya.
  • Boleh menerima atau menolak tuduhan
    Setiap pengendara memiliki 2 alternatif atas tuduhan atau pelanggaran yang dilakukan. Yaitu dengan menerima atau bahkan menolak tuduhan tersebut. jika anda bersedia menerima tuduhan, maka anda diharuskan membayar denda ke Bank dengan menggunakan surat tilang berwarna biru. Anda juga harus menandatangai surat tilang tersebut. surat atau kendaraan yang ditahan dapat diambil jika anda memperlihatkan bukti pembayaran denda. Sebaliknya jika anda menolak tuduhan, maka anda bisa mengucapkannya dengan sopan. Kemudian anda akan diberi surat tilang berwarna merah, yang merupakan undangan untuk sidang. Penentuan sidang biasanya akan dilakukan dalam 5-12 hari berikutnya. Surat atau kendaraan yang disita, akan dapat diambil jika sudah ada keputusan dari hakim.
Baca Juga :   Cara Membuat Membuat Surat Lamaran Kerja Yang Kekinian Dan Profesional Serta Contohnya Lengkap

Contoh kedua dari suatu teks prosedur yaitu, Cara Membuat Botol Kaca. Diantaranya yaitu sebagai berikut :

  • Kaca yang akan digunakan untuk botol dapat dibuat dari pasir, batu gamping ataupun abu soda. Lalu lakukan hal-hal berikut ini :
  • Campur ketiga bahan yang telah disiapkan.
  • Boleh juga menambahkan beberapa pecahan kaca.
  • Kemudian panaskan campuran tersebut di dalam tungku, dengan menggunakan suhu yang sangat tinggi.
  • Lalu mulai memproduksi adonan pecahan kaca.
  • Campuran adonan tersebut akan dibentuk menjadi botol dengan menggunakan cetakan.
  • Untuk memperkuat botol kaca tersebut, maka panaskan kembali botol, setelah itu dinginkan.
  • Botol siap digunakan.

Demikianlah artikel yang berisi tentang teks prosedur : Pengertian, Tujuan, Macam, Ciri Dan Contoh Lengkap. Semoga isi dari artikel ini dapat bermanfaat bagi setiap pembaca, dan menambah ilmu serta pengetahuan.

Baca Juga :