Tumbuhan Paku : Pengertian, Ciri, Jenis dan Contohnya Lengkap Dengan Gambar

Posted on
5 (100%) 1 vote[s]

Pengertian, Jenis Ciri-Ciri Dan Contoh Tumbuhan Paku

Tumbuhan Paku – Tumbuhan paku adalah sekelompok tumbuhan, yang mempunyai sistem pembuluh sejati atau Tracheophyta. Walaupun tumbuhan ini tidak pernah menghasilkan biji untuk berkembang biak. Tumbuhan paku ini disebut juga paku-pakuan atau pakis-pakisan. Di dalam bahasa Inggris tumbuhan ini disebut fern.

Tumbuhan paku adalah tumbuhan yang paling banyak tumbuh dengan menumpang di tumbuhan yang lainnya. Contohnya sawit. Tetapi tumbuhan paku ini tidak bersifat parasit bagi tumbuhan lainnya, bila jumlahnya terlalu banyak.

Tumbuhan paku juga bisa hidup di mana saja, di seluruh dunia. Tetapi ia tidak bisa hidup di tempat yang bersalju. Meskipun ia berkembang biak dengan tidak menggunakan buah atau bunga penyebaran, tetapi tumbuhan ini dapat hidup hanya dengan tunas.

Ada sekitar 12000 spesies tumbuhan paku yang hidup di Indonesia dan Malaysia. Banyak juga spesies yang tersebar dan bisa tumbuh di beragam daerah. Bila anda berkunjung ke hutan atau berwisata ke suatu hutan, maka anda akan menemukan banyak sekali tumbuhan paku. Meskipun di dalam hutan tetapi tumbuhan paku ini tidak berbahaya.

Ciri-Ciri Tumbuhan Paku

Berikut ini beberapa ciri dari tumbuhan paku :

  1. Mempunyai akar, batang dan juga daun.
  2. Terdapat pembuluh angxut xilem dan juga floem.
  3. Ukurannya beragam ada yang ukuran milimeter bahkan mencapai 6 Meter (maksimal).
  4. Bentuknya bervariasi, ada yang bercabang tetapi ada juga yang tidak.
  5. Daun mudanya menggulung.
  6. Cara hidupnya secara epifit dan sprofit.
  7. Beberapa tumbuhan paku memiliki spora jantan yang ukurannya lebih kecil, dibandingkan dengan ukuran spora betina.
  8. Tidak memiliki bunga.
  9. Ada sebagian besar tumbuhan yang hidupnya menumpang di tumbuhan lainnya.
  10. Akarnya serabut.
  11. Memiliki klorofil.
  12. Tidak memiliki biji.
  13. Mengalami metagenesis atau pergiliran keturunan, yaitu pada tahap sporofit yaitu tahapan dalam menghasilkan spora. Dan juga gametofit atau menghasilkan sel kelamin.
Baca Juga :   Sistem Integumen Yang Ada Pada Manusia : Kulit, Rambut, Kuku, Warna Kulit Dan Penyakit Lengkap

Jenis Tumbuhan Paku

Subdivisi psilopsida (paku purba)

Psilopsida adalah jenis tumbuhan paku yang sederhana, dan memiliki susunan yang cukup sederhana. Tanaman ini berupa ranting yang memiliki beberapa cabang. Terdapat bulu halus yang menyelimuti, berakar serabut halus, dan biasa disebut dengan akar semu yang fungsinya sebagai perekat di tumbuhan yang lainnya. Contoh dari tumbuhan paku ini adalah subdivisi Psilopsida yaitu Psilotum nudum. Ciri-ciri dari Psilopsida adalah :

  • Hidup di daerah yang beriklim tropis dan subtropis.
  • Homospora.
  • Memiliki daun yang berklorofil dan batangnya pun berklorofil.
  • Tidak memiliki daun yang sejati.

Subdivisi Lycopsida

Adalah jenis tumbuhan paku heterospora yang menghasilkan dua jenis spora yaitu mikrospora dan makrospora. Tumbuhan ini juga biasa disebut dengan paku kawat atau paku rambut karena memiliki ukuran daun yang sangat kecil. Contoh dari Subdivisi Lycopsida adalah tanaman Lycopodium cernuum (paku kawat) dan Selaginella (paku rane). Ciri-ciri dari Lycopsida adalah :

  • Mempunyai akar, batang dan daun sejati.
  • Daunnya berbentuk rapat dan kecil.
  • Mempunyai dua jenis sporangium pada paku rane atau selaginella. Yaitu makrosporangium dan mikrosporangium.
  • Menempel pada tumbuhan yang lainnya atau pohon.

Subdivisi Sphenopsida

Adalah jenis tumbuhan paku yang hidup di daerah tropis yang sering juga disebut dengan paku ekor, karena memiliki ekor yang panjang. Contoh dari Subdivisi sphenopsida ini yaitu Equisetum palustre. Ciri-ciri dari Subdivisi sphenopsida adalah :

  • Tumbuh di daerah rawa-rawa atau daerah yang lembab.
  • Heterospora.
  • Kandungan silikanya sangat banyak dan terdapat di bagian batang.
  • Batangnya tumbuh tegak ke atas.

Subdivisi Pteropsida

Merupakan jenis tumbuhan paku sejati yang sering disebut dengan tumbuhan pakis. Tumbuhan ini bisa hidup di daerah tropis atau sub tropis. Memiliki daun yang cukup lebar, dibandingkan dengan tumbuhan paku yang lainnya. Contoh dari tanaman Subdivisi Pteropsida ini adalah Adiantum cuneatum (suplir), Marsilea crenata (semanggi), serta Asplenium nidus (paku sarang kuda). Ciri-ciri dari Subdivisi Pteropsida adalah :

  • Homospora / isospora
  • Beberapa spora berkumpul dan terletak di bagian bawah daun.
  • Di dalam pembuahannya membutuhkan air untuk sel telur dan sperma.
  • Penyebaran sporanya ke seluruh bagian daerah baru, yang dibantu oleh angin.
  • Batangnya tumbuh ke atas permukaan tanah dengan tegak dan terbenam di bawah permukaan tanah atau rimpang atau rhizome.
Baca Juga :   Selulosa : Pengertian dan Fungsi serta Penjelasannya Lengkap

Berdaun Makrofil

Tumbuhan paku ini memiliki daun makrofil yang merupakan jenis tanaman paku yang memiliki daun yang sangat lebar. tumbuhan ini juga mudah ditemukan di berbagai tempat. Ciri-ciri makrofil diantaranya yaitu :

  • Mempunyai bentuk daun yang besar.
  • Terdapat tangkai di bagian daunnya.
  • Mempunyai tulang daun dan daun yang bercabang.
  • Tanaman paku yang berdain makrofil memiliki diferensiesi sel.

Contoh Tumbuhan Paku

1. Subdivisi psilopsida (paku purba)

2. Subdivisi Lycopsida

3. Subdivisi sphenopsida

4.  Subdivisi Pteropsida

5. Berdaun Makrofil

Itulah pembahasan dan penjelasan lengkap mengenai tumbuhan paku. Semoga dapat menambah wawasan anda dan bermanfaat.

Baca Juga :