Kebugaran Jasmani : Pengertian, Sejarah, Faktor dan Manfaatnya lengkap

Posted on
5 (100%) 1 vote[s]

Pengertian, Sejarah, Faktor dan Manfaat Kebugaran Jasmani

Manfaat Kebugaran Jasmani – Kebugaran jasmani adalah suatu kebutuhan yang harus kita penuhi supaya dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan baik. Dengan seefektif dan seefisien mungkin. Sehingga anda mampu menciptakan kehidupan yang lebih berkualitas, sebagai seorang manusia.

Pengertian Kebugaran Jasmani Menurut Para Ahli

Kebugaran jasmani merupakan kemampuan dan daya tahan fisik atau tubuh seseorang, dalam melakukan beragam aktivitas di kehidupan sehari-hari. Tanpa harus mengalami kelelahan yang berlebihan. Istilah kebugaran jasmani ini pengertiannya tidak jauh berbeda dengan aspek fisik, pada total fitness atau yang lebih sering disebut dengan physical fitness.

Berikut ini pengertian kebugaran jasmani menurut para ahli :

  1. Rusli Hutan : Yaitu kemampuan seseorang dalam menjalankan segala jenis kegiatan fisik, yang membutuhkan kekuatan, daya tahan, dan kelenturan atau fleksibilatas dari seseorang.
  2. Sudarno : Adalah sebuah kondisi saat tubuh mampu menjalankan aktivitas sehari-hari dengan baik, tanpa harus mengalami rasa lelah. Tubuh pun memiliki cadangan energi dalam menjalankan tugas yang lainnya.
  3. Agus Munkhlolid, M. Pd : Adalah kemampuan seseorang untuk bekerja dan beraktivitas tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan.
  4. Muhajir : Kemampuan tubuh dalam melakukan adaptasi dengan berbagai macam aktivitas fisik, yang diberikan tanpa menimbulkan rasa lelah yang juga berlebihan.
  5. Prof Sutarman : Sebuah aspek fisik dan kebugaran yang menyeluruh yang memberikan kesanggupan pada seseorang, dalam menjalankan hidup yang produktif. Serta dapat menyesuaikan diri pada segala bentuk tantangan, pada kondisi fisiknya.
  6. Joko Pekik Irianto : Kemampuan seseorang dalam beraktivitas dan melakukan suatu pekerjaan sehari-hari. Tetapi masih memiliki tenaga untuk menikmati waktu luang.

Sejarah Kebugaran Jasmani

Awalnya manusia hanya melakukan berbagai gerakan yang akhirnya disebut dengan latihan dan gerakan kebugaran jasmani, dengan beberapa alasan sebagai berikut :

  • Melakukan beberapa gerakan yang menjadi salah satu cara manusia dalam mempertahankan hidup.
  • Melakukan beberapa gerakan jasmani yang menjadi kebutuhan dasar dan mutlak bagi seorang makhluk hidup.
  • Dengan menjalani kehidupan yang aktif yaitu dengan terus melakukan berbagai gerakan, maka manusia bisa terhindar dari hipokinesis.

Unsur-unsur kebugaran jasmani diantaranya yaitu :

Kecepatan atau speed

Menurut seorang ahli dalam kebugaran jasmani yang bernama Mulyono Biyakto, kecepatan merupakan kemampuan dalam melakukan suatu gerak dengan periode waktu yang singkat. Pada umumnya pengertian kecepatan adalah waktu yang dibutuhkan oleh seseseorang dalam melakukan gerakan yang berbeda serta berkesinambungan. Semakin sedikit waktu yang dibutuhkan maka seseorang tersebut memiliki kecepatan yang semakin bagus. Kemampuan ini adalah andalan dalam aktivitas olahraga yang membutuhkan kecepatan. Kecepatan dibagi menjadi 3 bagian yaitu  kecepatan sprint, kecepatan reaksi, dan kecepatan bergerak.

Baca Juga :   Tenis Meja : Pengertian, Sejarah, Teknik Dasar dan Peraturannya Lengkap

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kecepatan

  • Keturunan
  • Waktu reaksi
  • Kemampuan menahan tahanan luar
  • Teknik
  • Konsentrasi dan kemauan
  • Elastisitas otot

Untuk melatih kecepatan, beberapa latihan yang dapat dilakukan, yaitu :

  • Lari cepat jarak 40-60 meter
  • Lari naik turun tangga atau bukit
  • Lari multistage

Kekuatan atau Strenght

Adalah suatu kondisi tubuh dalam menggunakan otot dalam memaksimalkan tenaga, pada saat melakukan aktivitas fisik tertentu. Kekuatan juga merupakan hal yang penting dalam setiap aktivitas olahraga, karena hal itu bisa mencegah terjadinya cedera dan menjadi daya penggerak. Kekuatan otot yang baik, bisa diperoleh dari rutinnya berlatih dengan konsisten. Latihan yang dapat dilakukan untuk menambah kekuatan tubuh yaitu :

  • Angkat beban : melatih kekuatan otot lengan
  • Push up : melatih kekuatan otot lengan
  • Sit up : melatih kekuatan otot perut
  • Back up : melatih kekuatan otot perut
  • Squat jump : melatih kekuatan tungkai dan otot perut

Daya Tahan atau Endurance

Adalah kemampuan seseorang dalam menggerakkan seluruh tubuhnya, dalam waktu yang cukup lama dan dengan tempo yang berbeda. Antara sedang dan cepat dengan efektif dan efisien tanpa merasa sakit dan lelah. Untuk melatih daya tahan tubuh diperlukan olahraga ringan seperti lari dan jogging dengan konsisten, minimal 30 menit setiap harinya.

Kelenturan atau Fleksibility

Adalah keleluasaan dalam pergerakan otot tubuh terutama otot persendian. Kelenturan ini dibutuhkan oleh hampir seluruh cabang olahraga yang ada. Walaupun dibutuhkan di setiap cabang olahraga yang ada, tetapi ada sedikit perbedaan penerapannya. Yaitu tingkat kelenturan yang dibutuhkan untuk penampilan yang optimal, di masing-masing cabang olahraga yang ada. Untuk melatih kelenturan atau fleksibilitas tubuh bisa juga dengan melakukan senam, yoga dan juga renang.

Kelincahan atau Agility

Adalah kemampuan tubuh dalam menyesuaikan gerakan dari satu posisi ke posisi lainnya, seperti misalnya dari depan ke belakang atau dari kiri ke kanan. Ada beberapa cabang olahraga yang membutuhkan kelincahan, seperti bulu tangkis dan juga sepak bola.

Untuk melatih kelancaran tubuh bisa juga dengan melakukan berbagai jenis latihan fisik, yaitu lari dengan menaiki dan menuruni tangga dan lari dengan arah zig zag.

Keseimbangan atau Balance

Adalah kemampuan tubuh dalam mengendalikan organ tubuh, dan juga saraf dan otot supaya gerakannya bisa dikendalikan dengan lebih baik. Unsur keseimbangan ini juga sangat dibutuhkan di dalam cabang olahraga senam dan loncat indah.

Untuk melatih keseimbangan tubuh ini, tubuh bisa berjalan di atas balok kayu, sikap lilin, dan berdiri dengan menjadikan tangan sebagai tumpuan.

Ketepatan atau Accuracy

Merupakan kemampuan tubuh dalam mengendalikan gerakan, pada setiap sasaran yang ingin dituju. Memanah, bowling, biliard, dan latihan menembak adalah beberapa contoh cabang olahraga, yang membutuhkan dan mengandalkan ketepatan. Latihan yang dapat melatih ketapatan yaitu memasukkan bola ke dalam keranjang, melempar salah satu botol yang disusun dengan cara baris dan sejajar.

Daya Otot / Daya Ledak

Daya otot biasanya merujuk pada daya letak otot, yang dikenal dengan istilah explosive power. Artinya kemampuan seseorang dalam memaksimalkan kekuatan, dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Latihan yang bisa dilakukan untuk melatih daya otot, diantaranya yaitu :

Vertical jump : melatih daya ledak otot tungkai

Baca Juga :   Sepak Bola : Pengertian, Sejarah, Teknik, Tujuan Dan Peraturannya Lengkap

Front jump : melatih daya ledak otot betis dan tungkai

Side jump : melatih daya ledak otot tungkai dan paha

Reaksi atau Reaction

Adalah kemampuan tubuh seseorang dalam menanggapi suatu gerakan, rangsangan dan stimulus yang berikan orang lain. Latihan yang bisa dilakukan untuk melatih unsur reaksi ini adalah lempar dan tangkap bola.

Koordinasi atau Coordination

Adalah kemampuan tubuh dalam menyatukan berbagai gerakan tubuh yang tidak sama, dalam satu gerakan yang efektif. Di dalam melakukan latihan yang bisa melatih unsur koordinasi ini, dituntut tambahan kemampuan yaitu konsentrasi yang tinggi dan kemampuan gerak instrin yang kuat.

Latihan yang dapat dilakukan untuk melatih unsur koordinasi ini adalah dengan latihan memantulkan bola ke dinding, lalu ditangkap kembali. Latihan memantul dan menangkap ini dilakukan dengan tangan yang berbeda atau tangan berlawanan, diantara tangan yang memantulkan dan tangan yang menangkap kembali.

Faktor Yang Memengaruhi Kebugaran Jasmani

Setiap orang tentu mempunyai tingkat kebugaran yang berbeda-beda satu dengan yang lainnya. Tinggi atau rendahnya tingkat kebugaran ini disebabkan oleh banyak hal. Seorang ahli dalam kebugaran jasmani yaitu Suharjana, mengemukakan pendapatnya bahwa kebugaran jasmani dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut :

Umur

Umur adalah faktor utama di dalam kebugaran jasmani. Sebagian orang yang sangat mencintai aktivitas olahraga, akan terganggu dengan kenyataan bahwa umur memengaruhi jasmani seseorang. Walaupun begitu anda tidak bisa menghindari pertambahan umur, dan menerima fakta bahwa tingkat kebugaran jasmani akan menurun dengan drastis seiring dengan bertambahnya usia.

Kebugaran jasmani yang paling maksimal terjadi pada seseorang adalah di usia 25-30 tahun. Lewat dari angka itu maka kebugaran jasmani akan turun, karena penurunan kapasitas fungsional tubuh dengan persentase sekitar 0,8-1 %.

Jenis Kelamin

Tingkat kebugaran jasmani yang berdasar pada jenis kelamin, bisa dibuktikan dan dilihat di kehidupan sehari-hari. Yaitu seorang laki-laki yang mempunyai tingkat kebugaran yang lebih baik, dengan seorang perempuan. Perempuan biasanya lebih cepat lelah ketika melakukan aktivitas sehari-hari, ataupun olahraga dibanding dengan laki-laki.

Makanan

Sebagai generasi yang hidup di dunia yang modern dan serba instan, maka anda harus pintar dalam memilih makanan yang nantinya bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Dalam memilih atau memutuskan makanan yang akan dimakan, ada beberapa aspek yang menjadi pertimbangan. Diantaranya yaitu :

  • Kandungan gizi

Kandungan gizi yang ada di dalam tubuh seseorang, akan berpengaruh pada tingkat kebugaran jasmaninya. Sehingga anda harus menjaga dan mencukupi kebutuhan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Adapun persentase gizi yang seimbang, yang dibutuhkan oleh tubuh yang normal dan sehat adalah sebesar 50% untuk kandungan karbohidrat. 12 % untuk kandungan protein, dan 38% untuk kandungan lemak.

  • Bahan makanan yang berkualitas dan layak dikonsumsi

Bukan hanya gizi yang seimbang, tetapi baik atau tidaknya makanan bagi tubuh juga akan ditentukan oleh kualitas dari bahan makanan itu sendiri. Contohnya makanan yang mempunyai gizi yang bagus, adalah jenis makanan yang dibuat dari bahan yang kualitasnya baik dan layak dikonsumsi. ada banyak kasus kecurangan dari beberapa penjual, baik penjual bahan makanan yang belum diolah atau penjual makanan cepat saji belakangan ini. Sehingga membuat kita harus lebih hati-hati dalam memilih makanan yang akan dimakan.

  • Cara mengolah makanan
Baca Juga :   Tenis Meja : Pengertian, Sejarah, Teknik Dasar dan Peraturannya Lengkap

Bukan hanya bahan yang berkualitas dan makanan yang layak konsumsi saja, namun cara penanganan dan pengolahan bahan makana yang belum diolah adalah pertimbangan yang juga penting dan serius. Cara mengolah makanan yang baik adalah dengan mengutamakan kebersihan. Bukan hanya kebersihan bahan makanannya tapi juga kebersihan ketika makanan itu diolah. Misalnya dalam tempat penyimpanan dan cara memegang makanan itu sendiri. Yang tidak kalah pentingnya dalam mengolah makanan ini, perhatikan juga kandungan gizi yang terdapat pada makanan tersebut. jangan sampai berkurang atau habis tak bersisa. Contohnya saat anda memasak sayur bayam, bagaimana caranya agar kandungan gizi di dalam sayur tersebut tidak hilang saat diolah. Cara memasak sayuran tersebut adalah jangan terlalu layu, karena akan mengakibatkan hilangnya kandungan gizi pada makanan tersebut.

  • Tidur dan istirahat

Istirahat dan juga tidur adalah hal yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Sesudah melakukan beragam aktivitas yang bukan hanya menguras fisik dan mental di kehidupan sehari-hari, setelah itu anda juga membutuhkan waktu untuk istirahat dan tidur. Di saat tidur tubuh akan membangun kembali otot-otot yang sudah bekerja dengan keras sepanjang hari. Maka dari itu tidur dan istirahat yang cukup adalah faktor yang sangat berpengaruh pada kebugaran jasmani.

Keturunan atau Gen

Hal ini sangat berpengaruh dan berhubungan dengan kebugaran jasmani seseorang. Yaitu yang merujuk kepada kesehatan jantung, paru-paru, postur tubuh, sel darah obesitas dan serat atas. Keenam organ tubuh ini adalah sesuatu yang diperoleh dari keturunan. Sehingga berpengaruh juga dalam kebugaran jasmani.

Menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh Bowers dan Fox yang dimuat di dalam buku panduan kesehatan, dikemukakan bahwa ada 3 unsur yang dapat dipengaruhi oleh faktor keturunan. Diantaranya yaitu :

  1. Kemampuan aerobic (VO2 max) sebesar 93%
  2. Sistem asam laktat sebesar 81%
  3. Denyut jantung maksimal sebesar 86%

Rokok

Merokok adalah suatu kegiatan yang dapat menyebabkan kecanduan. Yang dapat menjangkiti berbagai kalangan, umur dan jenis kelamin. Semakin berkembangnya zaman makan presentase perokok aktif juga semakin bertambah. Bukan hanya laki-laki tapi juga perempuan. Dan bukan hanya orang dewasa tapi juga anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah. Bahkan dari berbagai kalangan pun terdapat perokok aktif baik pejabat pemerintah, warga sipil, orang kaya atau orang miskin.

Padahal dengan merokok maka tubuh akan menghisap kandungan CO2 yang bisa menyebabkan berkurangnya nilai VO2 max, yang sangat dibutuhkan oleh daya tahan tubuh. Dari penelitian yang telah dilakukan, kandungan yang terdapat pada rokok seperti nikotin, perkins, dan sexton bisa menyebabkan keluarnya energi dan mengurangi nafsu makan.

Manfaat Kebugaran Jasmani

Kebugaran jasmani tak hanya bermanfaat untuk menjalani beragam aktivitas yang ada, di kehidupan sehari-hari. Dengan melakukan gerakan atau latihan dengan konsisten dan rutin setiap harinya, maka ada banyak manfaat yang dapat dirasakan dan diperoleh. Berikut manfaat dari kebugaran jasmani :

    1. Meningkatkan sirkulasi darah dan sistem kerja pada jantung.
    2. Meningkatkan stamina dan juga kekuatan tubuh.
    3. Memiliki kemampuan dalam pemulihan organ tubuh dengan cara yang tepat.
    4. Memiliki respon tubuh yang cepat dan juga tepat.
    5. Mengurangi resiko kelebihan berat badan atau obesitas.
    6. Mencegah munculnya penyakit jantung.
    7. Menurunkan tekanan darah yang tinggi.
    8. Mengatasi depresi.
    9. Meningkatkan depresi.
    10. Terhindar dari tulang yang kropos atau osteoporosis.
    11. Meningkatkan daya tahan tubuh.
    12. Meningkatkan kelenturan pada persendian.
    13. Meningkatkan kekuatan otot dan kecepatan.
    14. Meningkatkan sistem sirkulasi darah, sistem saraf, dan fungsi jantung.
    15. Mempertahankan dan menyelaraskan kondisi tubuh.

Demikian pembahasan lengkap mengenai kebugaran jasmani. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan anda.

Baca Juga :